Kantor Imigrasi Unit Pringsewu Lampung Diresmikan, Pembuatan Pasport Layani 5 Kabupaten

Tribratanews.polri.go.id – Polda Lampung. Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si. Kasat Reskrim AKP Hendra Saputra, SE menghadiri peresmian Kantor Unit Kerja Imigrasi Kelas I di Kabupaten Pringsewu, Selasa (19/17/17).

Dengan diresmikannya kantor unit imigrasi, masyarakat Kabupaten Pringsewu yang ingin membuat pasport tak perlu lagi jauh-jauh ke Bandarlampung. Keberadaan Kantor Unit Kerja Imigrasi Kelas I Bandarlampung tersebut tidak hanya untuk warga Kabupaten Pringsewu. Namun layannya mencakup lima kabupaten termasuk Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Tengah, dan Pesawaran.

Kantor Unit Kerja Imigrasi Kelas I Bandarlampung di Kabupaten Pringsewu, itu diresmikan oleh Direktur Kerja Sama Keimigrasian RI Efendi PB mewakili Dirjen Imigrasi Pusat Ronny F. Sompie. Kantornya terletak di Jalan Raya Pekon Wonodadi atau di depan Mapolsek Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Ditandai pemencetan bersama tombol sirene untuk membuka tirai papan nama kantor tersebut oleh Efendi PB, Bupati Pringsewu Hi. Sujadi, Ketua DPRD Ilyasa, disaksikan Wabup Hi. Fauzi dan Kepala Kanwil Kemen‎kum dan HAM Provinsi Lampung Bambang Haryono.

Tampak hadir pada cara tersebut Direktur Intelejen Keimigrasian RI Yudi, Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Kemenkum dan HAM‎ Lampung Endang Herawati para pejabat Imigrasi Bandar Lampung, Muspida Pringsewu, para Kepala OPD, Camat, kepala pekon dan pihak terkait dan sebelumnya dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dirjen Imigrasi Pusat dengan Pemkab Pringsewu. Sekaligus penyerahan kendaraan operasional dari Pemkab Pringsewu.

Direktur Kerja Sama Keimigrasian RI Efendi PB, mengawali sambutannya mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi kepada pihak Pemkab Pringsewu yang telah siap menyediakan sarana dan prasana bahkan pegawai yang SDM-nya sudah dididik untuk mengoperasionalkan segala administrasi tentang keimigrasian.

Menurutnya, keberadaan kantor tersebut di Kabupaten Pringsewu sangat tepat dan strategis karena berada ditengah-tengah sejumlah kabupaten tetangga. Setidaknya selain membantu jarak tempuh, karena selama ini mereka dalam pengurusan pembuatan pasport dan izin tinggal keimigrasian masih di Bandar Lampung juga mengefisienkan waktu serta turut melakukan pengawasan terhadap orang asing.

Dia mengharapkan, dengan telah beroperasionalnya kantor tersebut, maka antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah setempat perlu untuk bersinergi dalam kebijakan. Karena pada kemajuan zaman ini sudah merupakan mode, bagi seseorang untuk bepergian hingga keluar negeri, baik itu wisata, umroh maupun bekerja.

Maka diharapkan dalam proses pendataan calon pembuat pasport maupun izin tinggal keimigrasian datanya harus benar-benar akurat jangan sampai ada kesalahan sekecil apapun. “Sebab akan menjadi masalah jika dalam memberi data kurang benar dan tidak akurat. Bila menemukan kasus tersebut, jangan sampai di tolak tetapi ditunda dulu sambil menunggu proses pembenaran,” harapnya.

Untuk itu juga diminta kepada jajaran pemerintah mulai dari kepala pekon (desa), Camat, Disdukcapil dan Dinas Ketenaga kerjaan serta pihak terkait bisa memberikan data yang benar dan akurat dan cepat diproses.”Hal itu sesuai dari moto kerja kami yakni profesional, akuntabel, sinergi, transparan dan inovatif,” ungkap Efendi.PB.

Sementara itu Bupati Pringsewu, Hi. Sujadi mengapresiasi kerja keras dan upaya hingga terwujudnya Kantor Unit Kerja Kantor Imigrasi Kelas I Bandarlampung. “Saat Pemkab Pringsewu baru hanya bisa berbuat dengab menyediakan tempat menyewa pada dua ruko dua tingkat,” jelas

Hi. ‎Sujadi berjanji pada 2018 akan membantu menyiapkan lahannya saja untuk pembuatan kantor secara permanen karena memang sudah komitmen dari masyarakat Pringsewu untuk mendukung segala program pembangunan.

“Pada 2018 nanti, kami hanya bisa menyediakan lahannya saja, untuk pembangunannya nanti minta bantuan ke pihak kementerian dipusat. Sebab di wilayah Pringsewu hingga saat ini masih ada 17 Satker yang belum punya gedung sendiri,” ungkapnya.

Menurutnya, Kabupaten Pringsewu yang baru berusia 8 tahun memang sedang giat-giatnya membangun disegala sektor terutama dalam hal pelayanan yang dengan mudah, cepat, murah dan terukur.

Disisi lain Bupati Sujadi menghimbau kepada masyarakat Pringsewu agar dapat ikut mensosialisasikan bersama tentang keberadaan kantor tersebut. “Jadi mulai sekarang jika ada warga Pringsewu dan sekitarnya jika akan membuat pasport atau izin tingga keimigrasian tidak perlu lagi jauh-jauh ke Bandarlampung. Tetapi cukup datang di depan Mapolsek Gadingrejo,” imbuhnya.

Sebelumnya Kepala Kanwil Kemen‎kum dan HAM Provinsi Lampung Bambang Haryono mengatakan penempatan kantor Unit Kerja Imigrasi Kelas I Bandarlampung di Pringsewu ini karena memang selain tempatnya yang strategis di tengah-tengah kabupaten tetangga juga berpotensi.

“Terbukti adanya peningkatan dalam pembuatan pasrport setiap tahunnya dari lima kabupaten diseputar Pringsewu. Maka sangat diperlukan di Pringsewu ini di buat guna membantu mempermudah dalam pelayanannya,” tandasnya. (*)

Penulis : Tim
Editor : Alfian Nurnas
Publish : N.Muslih / Polres Tanggamus

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password