Gerebek Lokasi Judi, Resmob Polsek Panakukkang Amankan Lima Orang Warga Adiyaksa Baru

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Lima penjudi warga kecamatan Panakukkang kalang kabut ketika anggota Resmob Polsek Panakukkang menggerebek lokasi perjudian di Jl. Adiyaksa Baru, Minggu (17/12/17).

Kelima pelaku tersebut diamankan saat sedang asik bermain judi. Namun dalam aksi penggerebekan tersebut, sempat terjadi kejar–kejaran antara anggota Resmob Polsek Panakukkang dan kelima pelaku perjudian, karena para pelaku mengetahui kedatangan anggota Resmob Polsek Panakukkang.

Tak ingin kehilangan jejak, anggota Resmob Polsek Panakukkang dengan sigap tanpa ada letusan tembakan peringatan langsung mengepung lokasi tempat perjudian tersebut untuk menghentikan pelarian kelima pelaku.

Kelima pelaku perjudian tersebut yakni masing-masing AT alias Leo (36), AN alias Iwan (32), JM (37), SP (22), dan SM (29). Kelima pelaku tersebut adalah warga Jl Adiyaksa Baru lr. 8 kecamatan Panakukkang Kota Makassar.

Dantim Resmob Polsek Panakukkang Bripka Zulkadri menjelaskan penangkapan tersebut bermula dari informasi warga melalui via hp bahwa sering adanya aktivitas permainan judi menggunakan kartu domino di sekitar Jl. Adiyaksa Baru Lr. 8 kecamatan Panakukkang.

Sehingga Anggota Resmob Polsek Panakukkang yang dipimpin oleh Dantim Resmob Panakukkang Bripka Zulkadri langsung menuju ke tempat kejadian perjudian berlangsung dan mengamankan kelima pelaku perjudian beserta barang bukti berupa satu set kartu domino dan uang tunai sebesar Rp. 72.000.00 dan dua unit HP.

Fenomena perjudian adalah permasalahan yang kompleks, untuk itu maka ada baiknya bila kita mencoba menarik beberapa intisari permasalahan berkaitan dengan fenomena tersebut agar pembahasan dapat lebih terarah dan tepat.

Definisi yang diberikan dalam sebuah kamus besar “khususnya” kamus Bahasa Indonesia yang mana kata “judi” adalah “Permainan dengan memakai uang atau barang berharga sebagai taruhan; berjudi berarti mempertaruhkan sejumlah uang atau harta di permainan tebakan berdasarkan kebetulan, dengan tujuan mendapatkan sejumlah uang atau harta yang lebih besar daripada jumlah uang atau harta semula.

Diera global seperti sekarang ini sulitnya pemberantasan perjudian “khususnya” judi kupon putih ini atau lebih dikenal sebutan toto gelap (Togel) kian membuat sebagian masyarakat menjadi resah.

Judi togel itu sendiri sebenarnya adalah jenis judi yang banyak digemari oleh masyarakat luas. Yang mana jenis judi togel itu sendiri berasal dari negara Singapura.

Dalam hal ini jika melihat dari kinerja dari pihak pemerintah dan oknum aparat keamanan seperti kehabisan akal untuk mengatasi judi gelap yang diharamkan oleh setiap agama.

Pasalnya, jenis judi yang memiliki perputaran uang milyaran rupiah dalam satu hari saja tersebut mudah diperoleh hingga ke sudut-sudut perkampungan sekalipun. Togel ini bahkan lebih dahsyat ketimbang judi lainnya yang berada di Indonesia.

Padahal sudah sejelas dan nyata Secara yuridis (secara hokum), berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Khususnya pasal 303 KUHP jo UU Nomor 7 tahun 1974, semua bentuk perjudian adalah kejahatan. Selain itu PP No 9/1981 jo Inmedagri No 5/1981 yang ditujukan pada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota, agar menghapus/mencabut izin perjudian dalam bentuk dan tujuan apapun sejak 1 April 1981. Semua aturan itu dianggap sebagai perangkat hukum yang jelas untuk melarang perjudian di Negara Kesatuan Repoblik Indonesia(NKRI).

Dalam Islam sendiri perbuatan berjudi adalah haram, Allah Ta’ala berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan” (QS. Al Maidah: 90).

Selain itu judi juga dapat menimbulkan permusuhan diantara manusia, berdasarkan firman Allah Ta’ala,

“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu (lantaran meminum khamar dan berjudi itu)” (QS. Al Maidah: 91)

Penulis : Rosdiana

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password