Polda Metro Jaya Merilis Terkait Pengungkapan Kasus Pencurian Data Elektronik dan Tindak Pidana Pencucian Uang

Tribratanews.polri.go.id – Polda Metro Jaya, Senin (18/12/2017) Subdit 3 / Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya merilis terkait berhasil melakukan pengungkapan beberapa kasus kasus pemalsuan dan pencurian dan pencurian data elektronik dan Tindak pidana pencucian uang. Waktu penangkapan sekitar Bulan September 2017 s.d. November 2017 dengan tempat kejadian di Beberapa mesin ATM DI daerah Jakarta dan sekitarnya dan korban beberapa Bank Swasta di Jakarta.

Tersangka yang berhasil ditangkap berjumlah 12 orang VM (34) (WNA Kroasia), EW bin THP (38) (WNI) ,AZ bin (alm) M. MH(31) (WNI), LS(33) (WNA Bulgaria), MVY(40) (WNA Bulgaria), MIM(33) (WNA Romania), VB(31) (WNA Ukraina), DM (43) (WNA Ukraina), AC (40) (WNA Ukraina), AIA (29) (WNA Bulgaria), FI (26) (WNA Romania) dan FW (27) (WNI).

Dengan Barang bukti yang berhasil diamankan Puluhan kartu berbagai macam Bank, Puluhan hingga Ratusan Juta Uang, Beberapa alat skiming dan Barang barang milik tersangka yang di pakai untuk mlakukan skiming.

Modus Operandinya Tersangka melakukan penarikan uang dari ATM Bank Mandiri Taman Rasuna Kuningan Jakarta Selatan dengan menggunakan kartu ATM yang sudah di kloning / digandakan. Tersangka AC, DM dan V B awalnya ditawarkan perkerjaan oleh tersangka B (DPO)  melalui Internet. Kemudian tersangka VLAD (DPO) memberikan instruksi agar pergi keluar Negeri. Selanjutnya tersangka AC, DMdan VB datang dari Ukraina ke Indonesia dengan membawa barang bukti tersebut di atas yang di dapat dari tersangka VLAD (DPO) pada saat masih berada di Ukraina melalui kantor pos setempat. Adapun salah satu barang bukti yaitu Laptop dengan berisikan petunjuk kerja yang akan dilakukan. Setelah sampai di Indonesia pada tanggal 02 Oktober 2017, tersangka AC, DM dan VB menginap di salah satu hotel di Jakarta Pusat. Kemudian pada tanggal 10 Oktober 2017, tersangka AC, DM dan VB melakukan penarikan di berbagai Counter ATM yang dekat dengan tempat tersangka AC, DM dan VB menginap, dan untuk selanjutnya melakukan penarikan dengan rentan waktu tidak tentu dengan interval 2-3 hari ke depan. Adapun tersangka AC, DM dan VB melakukan penarikan tersebut hingga akhirnya tertangkap oleh petugas dari Resmob Polda Metro Jaya.

Pelaku dikenakan Pasal 263 KUHP dan Pasal 363 KUHP dan Pasal 46 Jo Pasal 30 dan Pasal 47 Jo Pasal 31 Ayat (1) dan (2) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang ITE dan Pasal 3,4 dan 5 UU RI No. 8 tahun 2010 tentang TPPU.

Penulis : Fitri

Editor   : Alfian

Publish : Fitri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password