Pelatihan Bahasa Mandarin Gelombang III di Polda Bali Sudah Berakhir

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Pelatihan Bahasa Mandarin Gelombang III yang terselenggara atas kerjasama Biro SDM Polda Bali dengan Konsulat Jenderal RRT (Republik Rakyat Tiongkok) sudah berakhir. Penutupan pelatihan Bahasa Mandarin dihadiri Kabag Dalpers Biro SDM Polda Bali AKBP I Gede Adhi Mulyawarman, S.I.K., M.H., Konsulat Jenderal RRT Mr. Chen Wie, Staf Pengajar Bali Mandarin dan seluruh peserta pelatihan di Ruang Rapat Biro SDM, Senin (18/12/2017).

Dihadapan peserta pelatihan, AKBP I Gede Adhi Mulyawarman, S.I.K., M.H. mengatakan, Pulau Bali sebagai destinasi pariwisata terbaik di dunia, banyak dikunjungi wisatawan asing maupun domestik. Bahkan, hampir seluruh orang dari negara di dunia ada di Bali. Untuk mempermudah komunikasi dalam memberikan informasi dan pelayanan kepada wisatawan asal Tiongkok, personel Polda Bali harus memiliki kemampuan Bahasa Mandarin.

Menurutnya pelatihan Bahasa Mandarin sangat perlu dilaksanakan secara berkesinambungan. Meskipun waktu pelatihan terlalu singkat, namun para peserta terlihat antusias dan semangat mengikutinya. Agar cepat bisa berbahasa Mandarin, peserta harus terus belajar dan dipraktekan setiap hari. “Saya berharap dengan berakhirnya pelatihan ini, para peserta dapat menerapkan ilmu dan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ucap mantan Kapolres Karangasem ini.

Di akhir sambutannya, perwira melati dua di pundak ini mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Konsulat Jenderal RRT serta semua pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Semoga dukungan yang sudah terjalin dapat tetap terbina di masa-masa mendatang. Karena bagaimanapun juga, dalam mengemban tugas pelayanan publik dan Harkamtibmas, Polri tidak mampu tampil sendiri,” imbuhnya.

Sementara Mr. Chen Wie mengungkapkan, semakin banyak anggota Polri yang mengikuti pelatihan Bahasa Mandarin semakin bagus, sehingga Polri dapat memberikan bantuan dan informasi ke wisatawan khususnya warga Tiongkok yang ada di Bali.

“Dengan perkembangan era MEA (Masyarakat Ekonomi Asia) diharapkan bahasa menjadi pemersatu. Jalinan kerjasama Polri khususnya Polda Bali dengan Tiongkok dapat terjalin dengan baik,” harapnya.

Kemudian diakhir kegiatan ini, seluruh peserta menyampaikan pesan dan kesan dengan menggunakan Bahasa Mandarin. Karena sudah menyelesaikan pelatihan maka seluruh peserta berhak mendapatkan sertifikat dan peserta yang berprestasi diberikan hadiah.

Penulis : Bina Wartawan

Editor   : Swanjaya

Publish : Windyasa

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password