Kapolda dan Gubernur Papua Sepakati MoU Program Bimbingan dan Pelatihan Putra-Putri Asli Papua

Tribratanews.polri.go.id Polda Papua, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, M.H dan Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH sepakat melaksanakan MoU penandatanganan kesepakatan bersama tentang penyelenggaraan program Bimbingan dan Pelatihan calon anggota Polri bagi putra-putri Asli Papua TA. 2018. Pelaksanaan MoU ini berlangsung di Kantor Gedung Negara Provinsi Papua, Senin (18/12/2017).

Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) yang di Tanda Tangani oleh kedua belah pihak (Polda Papua dengan Pemprov Papua) itu dibuat berlaku untuk jangka waktu 2 (dua) Tahun, mulai Tahun 2018 sampai dengan Tahun 2019.

Dalam sambutannya Kapolda menyampaikan, kerja sama ini adalah wujud dari kebijakan Polri yaitu Program Affirmative Action, khusunya didalam Rekruitmen penerimaan anggota Polri. Pimpinan Polri termasuk yang dijabarkan oleh Polda Papua memberikan kebijakan bahwa penerimaan anggota Polri di Provinsi Papua setiap tahunnya baik penrimaan pada level Perwira, Bintara maupun Tamtama inginnya yang diterima 70% itu adalah Orang Asli Papua (OAP).

“Realitanya, saat ini belum dapat mencapai 70% dari hasil statistik yang ada. Beberapa anak-anak kita yang mendaftar anggota Polri itu banyak yang gugur di masalah Kesehatan dan Psikotes, oleh karena ini dengan diadakan Program Bintal yang kita gelar ini dapat mempersiapakan anak-anak Asli Papua untuk menjadi anggota Polri dan diharapkan dalam setiap tahunya menimal bisa 70% mengisi lembaga pendidikan yang dialokasikan untuk Papua,” pungkas Kapolda.

Oleh karena itu, sambung Kapolda, didalam mempersiapkan anak-anak ini Polda Papua tidak hanya ingin menyeleksi pada saat proses pendaftaran dimulai, pihaknya sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Daerah, baik dari Pemprov Papua maupun dari Kabupaten/Kota. Dimana, sebelum anak-anak mengikuti kegiatan seleksi Polda Papua akan menyelenggarakan Program Bimbingan dan Pelatihan yang paling lambat pada awal bulan Februari 2018 harus segara dimulai.

“Kegiatan Binlat yang akan dilaksaanakan Polda Papua besama stake holder/Pemerintah Daerah Papua meliputi bimbingan konseling psikologi, bimbingan belajar, pembinaan kesehatan, serta latihan kesamaptaan Jasmani,” tutur Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Kapolda dan Gubernur Papua Sepakati MoU Program Bimbingan dan Pelatihan Putra-Putri Asli Papua-

Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH sendiri menyampaikan bahwa Pemprov Papua dan seluruh stake holder siap mengakomodir masyarakat Putra-Putri Papua yang ingin menjadi anggota Polri maupun anggota TNI untuk mengikuti Program Binlat yang diselenggarakan Polda Papua dan Jajarannya.

“Harapan saya, mudah-mudahan dengan diadakanya Program Binlat ini Rekruitment Tahun 2018 untuk kuota penerimaan khusus yang dialokasikan untuk Putra-Putri asli Papua70-30% dapat terpenuhi,” tutur Gebernur.

Sementara itu Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Papua Kombes Pol Ida Bagus KD Putra N, S.I.K., M.Si menyampaikan, maksud dilaksanakan Program Binlat ini adalah untuk memberikan bimbingan dan pelatihan bagi Putra-Putri Asli Papua dalam mengikuti seleksi peneriman anggota Polri Tahun 2018.

“Adapun tujuan dibuatnya MoU dimaksud adalah untuk meningkatkan kerjasama antara kedua belah Pihak, antara Polda Papua dengan Pemprov Papua dalam rangka terselenggaranya pelaksanaan bimbingan dan pelatihan bagi Putra-Putri Asli Papua untuk mempersiapan diri mengikuti seleksi penerimaan anggota POLRI, baik Taruna Akpol, SIPSS, Bintara maupun Tamtama POLRI,” kata Karo SDM.

Hadir dalam Penandatangan MoU terebut Kapolda Papua, Gubernur Papua, Ketua DPR Papua, Ketua MRP, para Pejabat Utama Polda Papua dan peserta Binlat.

Kapolda dan Gubernur Papua Sepakati MoU Program Bimbingan dan Pelatihan Putra-Putri Asli Papua--Penulis: Arya DP/Cithos

Editor: Alfian Nur

Publisher: Reinaldy N R

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password