Tanyakan Situasi Bali, Konsul Amerika Serikat Temui Wakapolda Bali

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Tiga orang dari Regional Security Office Konsulat Jenderal Amerika Serikat Surabaya, Mr. Brendan Murray, Mr. Viktor K. Karabin dan Mr. Rabert Nalle datang ke Polda Bali. Mereka diterima Wakapolda Bali, Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. di Ruang Rapat Pimpinan, Jumat (15/12/2017) sekitar pukul 13.00 Wita.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, diantaranya Direktur Intelkam Polda Bali Kombes Pol. Akhmad Jamal Yuliarto, S.I.K., M.Si., Kasubdit Lemneg Ditpamobvit Polda Bali AKBP Dra. Ni Ketut Sulasih, M.Si., Kasubbid Penmas AKBP Ni Made Ayu Kusumadewi, S.H. Pertemuan singkat itu membahas situasi keamanan Bali terkait erupsi Gunung Agung dan pengamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.

Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. mengatakan, masalah erupsi Gunung Agung pada intinya tidak mempengaruhi situasi keamanan Bali. Sampai saat ini statusnya masih dinyatakan pada status awas, sehingga masyarakat yang tinggal di radius 8 km dari kawah Gunung Agung harus mengungsi untuk menghindari korban jiwa. Namun di luar radius tersebut, aktivitas masyarakat sehari-hari berjalan normal.

“Masalah bencana Gunung Agung sebenarnya masyarakat dunia tidak perlu takut. Tidak semua daerah di Bali terdampak erupsi Gunung Agung, seperti Denpasar, Tabanan, Buleleng, Gianyar, Bangli, Tabanan, Klungkung dan Jembrana. Kecuali abu vulkanik tinggi maka bandara akan tutup,” ucapnya.

Wakapolda sangat menyayangkan adanya berita hoax di media sosial terkait bencana Gunung Agung yang tersebar hingga ke luar negeri. Berita itu menyatakan bahwa Bali sudah tidak aman karena ada letusan Gunung Agung, banjir dan tanah longsor.

“Berita itu tidak benar atau hoax. Untuk itu, saya harapkan wisatawan-wisatawan dari amerika tidak takut datang ke Bali, berlibur untuk merayakan Natal dan Tahun baru,” imbuhnya.

Bertalian dengan pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Bali akan menggelar operasi kepolisian dengan sandi “Ops Lilin Agung-2017”. Ribuan personel akan mengamankan rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru, bahkan saat hari raya Natal dan malam Tahun Baru seluruh personel Polda Bali akan siaga satu sehingga situasi Bali tetap aman dan kondusif.

“Pengamanan juga difokuskan pada obyek wisata dan wisatawan asing, sehingga tidak perlu diragukan kepada para tamu asing terutama warga Amerika yang berlibur ke Bali. Disamping itu, warga Amerika yang ada di Bali tidak ada yang melakukan pelanggaran ataupun tindak pidana,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Mr. Brendan Murray menyampaikan, tugas Regional Security Officer adalah mengawasi dan melaksanakan pengamanan terhadap orang Amerika Serikat yang berada di luar negeri. Kinerjanya tidak jauh beda dengan FBI, hanya saja personel FBI jauh lebih banyak. Meskipun demikian, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Polri untuk melakukan langkah-langkah pengamanan.

Dijelaskannya, saat ini jumlah warga Amerika yang menetap tinggal di Bali sekitar 3 ribu orang, sedangkan yang datang menjadi touris diperkirakan 6 ribu orang. “Saya ucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Bali, karena sudah membantu dan mengamankan warga kami (Amerika Serikat) selama berada di Bali,” kata Mr. Brendan Murray dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang terbata-bata.

Penulis : Bina Wartawan

Editor   : Swanjaya

Publish : Windyasa

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password