Wakapolres Trenggalek : Keseimbangan Beban Kerja dan Ketenangan Hati Bisa Dicapai Melalui Kegiatan Keagamaan

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim – Polres Trenggalek,  Sudah menjadi rutinitas di Polres Trenggalek, setiap hari Kamis diadakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) sebagai bagian dari upaya pembinaan personel dalam rangka membangun integritas dan profesionalitas jajaran Polres Trenggalek sesuai dengan jargon “Galek_Klik” (Komitmen, Loyalitas, Integritas dan Kompetensi) yang dicanangkan AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. sejak awal menjabat.

Sedikit berbeda, Binrohtal kali ini mengikutsertakan perwakilan dari Polsek jajaran dan seluruh anggota Polres termasuk pejabat utama, Kapolsek dan perwira staf lainnya. Tak kurang dari 300 personel memenuhi area masjid hingga meluber ke teras samping dan kanan kiri masjid, Kamis (14/12).

Acara diawali dengan salat Dhuha berjamaah di Masjid Baitul Muttaqin area Mapolres dilanjutkan membaca surat Yaasin dan ceramah agama oleh Ustad Mustofa Al Hamdani dari Kemenag Kabupaten Trenggalek.

Wakapolres Trenggalek, Kompol Agung Setyono, S.S. dalam sambutannya mengatakan Binrohtal merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa personel. Keseimbangan antara beban kerja dan ketenangan hati bisa dicapai melalui kegiatan keagamaan seperti ini.

“Jika mental rohani kuat maka kerja akan menjadi lebih ringan dan ikhlas. Output-nya kualitas pelayanan kepada masyarakatpun akan meningkat” jelas Kompol Agung.

Sedangkan Ustad Mustofa Al Hamdani dalam materi ceramahnya menekankan tentang pencegahan radikalisme dan pendidikan anak. Di era globalisasi sangat banyak faham-faham radikalisme yang masuk dalam pergaulan sehari hari, terutama pergaulan anak-anak. Pengetahuan tentang agama sangat penting diberikan kepada anak-anak, terutama cara pengamalan dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang harus kita lakukan pertama kali adalah menanamkan akidah kepada anak-anak kita, karena itu adalah pondasi dalam hidup”, ujar Ustad Mustofa.

Tentang isu intoleransi yang banyak berkembang saat ini, Ustad Mustofa menuturkan ‎bahwa manusia pasti membutuhkan orang lain dalam bersosialisasi karena tidak akan bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.

“Kita sudah difitrahkan Allah SWT untuk saling hidup bersama-sama, tidak memandang suku, ras maupun agama agar menjadikan hidup ini lebih sejahtera, rukun dan makmur” tegasnya.

Acara ditutup dengan doa bersama agar kondusifitas Kamtibmas Kabupaten Trenggalek selalu terjaga dengan baik dan bagi anggota Polri yang bertugas menjaga keamanan dilimpahkan petunjuk dan keselamatan serta berkontribusi positif bagi pembangunan Trenggalek yang lebih baik.

Penulis : Ady / Polres Trenggalek Jatim
Editor : Alfian Nurnas
Publish : Handoko / Polres Trenggalek Jatim

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password