Kapolda Papua Pimpin Syukuran HUT Polairud Yang ke-67 di Gor Cenderawasih Jayapura, Papua

Tribratanews.polri.go.id.- Polda Papua.- Jayapura- Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjenpol, Drs Boy Rafly Amar, Memimpin langsung jalanya syukuran Hari Ulang Tahun Kepolisian Perairan dan Udara yang ke- 67 di Gedung Olaraga Cenderawasih, Jayapura, Rabu/13/12/2017.

Kapolda Papua pada kesempatan tersebut membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia, “selamat hari ulang tahun ke-67 kepolisian perairan dan udara semoga peringatan ini menjadi momentum dalam mewujudkan korpolairud yang semakin profesional, modern dan terpercaya, sebagaimana tema yang diusung yakni ” korpolairud siap mewujudkan Polri yang pemuter guna mendukung suksesnya pengamanan Pilkada 2018 ”.

Lanjut kapolda, 67 tahun yang lalu pada tanggal 1 Desember 1950 Menteri Dalam Negeri RI menerbitkan keputusan yang menetapkan polisi perairan sebagai bagian dari jawatan kepolisian negara selanjutnya pada tanggal 5 Desember 1956 diterbitkan surat keputusan Perdana Menteri RI tentang pembentukan seksi udara pada jawatan kepolisian negara sehingga polisi perairan berubah menjadi polisi perairan dan udara sebagai bagian dari jawatan kepolisian negara RI.

“Mencermati cuplikan sejarah tersebut maka kita dapat memahami betapa akan pentingnya keberadaan kesatuan ini utamanya dalam menjaga keamanan wilayah dari sektor udara dan perairan kepolisian perairan dan udara memainkan peran penting dalam mendukung pemberantasan berbagai bentuk kejahatan seperti perampokan di laut, pembalakan liar, kejahatan pertambangan, perdagangan manusia, serta berbagai bentuk kejahatan perikanan.” Terang Kapolda.

Tambah kapolda, Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran korpolairud yang telah berhasil menunjukkan kinerja yang positif dalam upaya mewujudkan keamanan ketertiban masyarakat sepanjang tahun 2017 seperti penegakan hukum pada wilayah perairan di mana Polri berhasil menindak 812 kasus yang menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp. 89.587.995.0000,- korpolairud juga berhasil dalam melakukan penegakan hukum khusus destruktif menggunakan bahan peledak sebanyak 84 kasus.

Penulis : Vickhy Merani

Editor : Alfian Nur

Publish : Vickhy Merani

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password