Kapolres Bone Santuni Nenek Tamamma yang Hidup Lumpuh Sebatang Kara

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Dg. Tamamma, nenek berusia 77 tahun tinggal sebatangkara yang sempat viral di media sosial mendapat simpatik dari Kapolres Bone Akbp Muhammad Kadarislam.

Di usianya yang sudah uzur, kondisi sang nenek saat dikunjungi, tak kalah memprihatinkan. Terlihat lemas dan tak berdaya.

Di dalam rumah kebun yang pengap, bau dan tak layak huni, janda satu anak ini hidup sebatangkara, sesekali di kunjungi oleh kerabatnya untuk memberikan makanan. Untuk beraktivitas ia harus merayap dan merangkak mulai dari makan, bahkan hingga buang air pun di rumah itu.

Mirisnya, Dg. Tamamma warga Lingkungan Cilellang, Kelurahan Toro, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulsel, mengalami lumpuh pada kedua kakinya.

Sejak Sepeninggal suaminya dua tahun lalu, ia hanya mengonsumsi mie instan dan gula pasir untuk kelangsungan hidupnya.

Kadarislam yang didampingi Kapolsek Tanete Riattang Kompol Andi Asdar, Kasat Binmas Akp Jafar Tontong dan segenap anggota Polisi peduli Polres Bone, mengaku prihatin dengan kondisi sang nenek yang tinggal di rumah kebun yang kumuh.

“Kondisi nenek tua ini sangat memperihatinkan, ditinggal sebatangkara dan mengalami kelumpuhan, makannya hanya gula dan mie instan”, tutur Kadarislam.

Namun alhamdulillah, sambung Kapolres, berkat kepedulian Polres Bone kami telah memberikan bantuan secukupnya kepada nenek Dg. Tamamma.” Sambungnya.

Bantuan yang diberikan berupa sembako dan uang tunai untuk meringankan biaya hidup sang nenek dan biaya pengobatan.

Setelah dilakukan dialog dengan pemerintah setempat dalam hal ini Ibu Camat Tanete Riattang Hasmiati Ramli dan dari kelurahan serta pihak keluarga, mengingat Dg Tamamma yang tinggal sendiri tanpa penerangan lampu dan dengan kondisi lumpuh kedua kakinya, akhirnya di putuskan untuk ditanduh dengan peralatan seadanya ke rumah salah satu kerabatnya Dg. Malanre.

Ironisnya lagi, anak sang nenek yang seharusnya merawatnya memilih untuk merantau di Sumatra. Bahkan dalam kondisi seperti ini, anaknya tak pernah menanyakan kabar orang tuanya apalagi datang menjunguknya.

Lebih jauh, Kapolres Bone mengatakan program Polisi Peduli ini akan terus melakukan kegiatan kegiatan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

Penulis : Husriandi

Editor : Alfian

Publish : Bara

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password