Polisi Peduli, Bhabinkamtibmas Polsek Gantarang Jenguk Wahid, Bocah Kurang Gizi di Desa Polewali

852712821_24253-960x640

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Bhabinkamtibmas Polsek Gantarang Brigpol Baso Sufri tak henti–hentinya melaksanakan kegiatan sambang kerumah warga,  kali ini ia menyambangi Hasni di Desa Polewali Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba yang merupakan warga desa binaannya dan termasuk warga yang kurang mampu, Rabu (06/12/17).

Kegiatan sambang kerumah warga sudah sering di lakukan oleh Brigpol Baso Sufri namun kali ini bhabinkamtibmas yang kesehariannya bertugas di Desa Polewali ini bertujuan untuk melihat anak ibu Hasni Wahid (9) tahun yang sakit karena kurang gizi dan belum mendapatkan perawatan medis karena tidak mempunyai kartu Bpjs.

Wahid dengan berat badan 14 kg dengan kondisi tubuh yang kurus, Orang tuanya yang bekerja sebagai buruh lepas ini tidak mampu membayar biaya pengobatan anaknya dan saat ini keluarga ibu Hasni hanya tinggal menumpang di rumah Baba.

Oleh karena itu Brigpol Baso Sufri akan berkoordinasi dengan bagian gizi Puskesmas Bonto Nyeleng untuk mendapatkan perawatan.

Ibu Hasni sangat berterima kasih serta bersyukur atas kedatangan bhabinkamtibmas Desa Polewali yang selalu memberikan perhatian kepada masyarakat serta selalu peduli terhadap warganya terutama masyarakat yang kurang mampu.

Hal ini merupakan bentuk kepedulian Brigpol Baso Sufri dalam membina dan memperhatikan semua warga binaannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakatnya, begitu pula tindakannya dalam memperhatikan masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan.

Apa yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Gantarang yang menjenguk warganya yang sedang sakit merupakan salah satu upaya yang dapat menumbuhkan empati masyarakat terhadap keberadaan Polri.

Dalam rangka membangun empati antara Polri dan masyarakat, perlu dipahami kedua kemampuan ini yakni kemampuan saling mempercayai dan kemampuan empati. Empati adalah kunci membina kepercayaan dari masyarakat. Rasa percaya atau trust relevan sekali dalam kondisi sosial tertentu.

Dalam kehidupan masyarakat, Polisi memainkan banyak peran sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Mengatur lalu lintas, menegakkan hukum, menyidik perkara, memelihara keamanan dan ketertiban, dan melindungi keselamatan warga negara adalah sebagian dari tugas polisi. Istilah yang sering digunakan adalah melayani, melindungi, dan mengayomi.

Walaupun peran polisi sangat banyak, atau karena peran polisi sangat banyak, pengetahuan masyarakat mengenai polisi, motif polisi, dan tanggapan atau respons polisi, sangat terbatas. Ada ketidaktahuan dan ketidakpastian di masyarakat luas mengenai kinerja polisi.

Pada saat yang sama, dengan peran yang banyak tersebut, yang disertai dengan kewenangan yang dimiliki polisi berdasarkan konstitusi dan undang-undang, polisi memiliki peluang dan kesempatan untuk mengecewakan harapan-harapan masyarakat. Anggota Polri ada yang melakukan korupsi, pungutan liar, dan penyalahgunaan wewenang lainnnya.

Supaya kepercayan pulih, Polri bisa mengembangkan norma dan kode etik yang mewajibkan anggota supaya tidak mengkhianati warga masyarakat yang memercayainya.

Jika warga masyarakat bertemu dengan banyak polisi yang jujur, dan hanya sesekali mendapatkan polisi yang tak jujur, maka kepercayaan masyarakat akan meningkat. Selanjutnya, polisi akan memiliki reputasi atau nama baik. Kalau institusi Polri memiliki reputasi dan nama baik, anggota polisi akan merasa berkepentingan menjaga reputasi dan nama baik polisi di mata warganegara. Pada gilirannya pula, masyarakat akan semakin mempercayai polisi.

Polisi yang memiliki empati tinggi memiliki kemampuan menyelesaikan masalah yang lebih tinggi juga. Karena polisi berusaha memahami dan peduli dengan kebutuhan, kepentingan, dan keprihatinan masyarakat, maka polisi memiliki bekal informasi dan pengetahuan yang diperlukan supaya profesinya dapat dijalankan lebih baik.

Penulis : Taufik

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password