Kejahatan Cyber Crime 90 persen Terkait Ujaran Kebencian, Pencemaran Nama Baik dan SARA

Tribratanews,polri,go.id- Dunia maya atau era milenial, dimana arus informasi berbasis tehnologi terus berkembang. Seiring kondisi tersebut modus dan trend tindak kejahatan juga beragam, dan spesifik, salah satunya di media sosial.

 

Menurut Kanit V Subdit Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Ajun Komisaris Besar Purnomo, mengatakan total laporan untuk kejahatan Cyber Crime yang sudah diproses pada 2015 dan 2016 berjumlah 1.336 laporan.

Pada 2015 ada 484 laporan pennghinaan; dan penyebaran permusuhan melalui SARA dan pengancaman berjumlah 55 laporan. Adapun tahun 2016 ada lonjakan sebanyak 708 laporan penghinaan, dan penyebaran permusuhan melalui SARA dan pengancaman berjumlah 88 laporan.

“2017 belum kita rekap secara keseluruhan. Jadi kejahatan Cyber Crime se Indonesia, 90 persen terkait dengan ujaran kebencian, pencemaran nama baik, SARA, finah, dan pengancaman. Yang lainya terkait penipuan,” ucap AKBP Purnomo di sela kegiatan sosialisasi dengan tema “Literasi Cerdas Bermedia Sosial” di Hotel Golden Tulip Banjarmasin, Selasa (7/11/2017).

Purnomo meyakini angka kejahatan Cyber Crime setiap tahun tentunya pasti bertambah mengingat perkembangan teknologi informasi sangat pesat, sehaingga tentu juga diringi dengan angka kejahatanya.

Secara nasional pada periode Januari-Juni 2017, Polda Metro Jaya sudah menangani 434 kasus, Polda Jambi dengan 106 kasus, dan Polda Sumatera Utara ada 86 kasus kejahatan siber.

“Ini laporan yang resmi melalui laporan polisi yang ditindaklanjuti dan sudah diperoses secara hukum. Sebenarnya yang tidak tercover juga banyak. Tapi biasanya baru sampai tahap pengaduan, jadi kita tidak mendatakan karena ini sifatnya ini hanya untuk penindakan yang sudah masuk melalui proses hukum,” dia melanjutkan.

Untuk proses hukum, pelaku kejahatan Cyber Crime dikenakan undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) pasal 11/2008 Tentang Informasi dan Transaksi yang saat ini sudah dirubah menjadi pasal 19/2016.

Selain UU ITE pelaku kejahatan Cyber Crime juga bisa dikenakan pasal KUHP, seperti pasal 310 tentang pencemaran nama baik, dan pasal 378 tentang penipuan.

Penulis   : Yudha

Editor     : Alfian

Publish   : Hamsan

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password