Resmob Polres Bone Tangkap Pemulung Pencuri HP

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Resmob Polres Bone berhasil membekuk maling handphone (Hp) merk Iphone 4. Pelaku diketahui berinisial SD alias Cacong (17), warga jalan Agussalim, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sabtu (02/12/17).

Pelaku yang berprofesi sebagai pemulung itu diringkus oleh anggota Resmob Polres Bone di tempat persembunyiannya di Desa Amessangeng Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone.

Iptu Bambang Supriadi yang memimpin penangkapan tersebut menjelaskan bahwa Cacong diduga mencuri Hp di Kos pelajar bernama Vhivianti (16) bertempat di jalan dr. Wahidin Sudiro Husodo, Watampone, pada Rabu tanggal 04 Oktober 2017, sekira pukul 05.00 Wita.

“Terduga pelaku berhasil diamankan setelah sempat kabur selama kurang dari dua bulan,”

Dari tangannya, sambung Bambang, “aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone merk Iphone 4, selanjutnya di gelandang ke Polres Bone.

Kasat Reskrim Polres Bone membenarkan adanya penangkapan tersebut,

“Kami telah amankan seorang pemuda diduga sebagai pelaku pencurian Hp, dugaan pelaku tersebut bersama barang buktinya kini berada di Polres Bone dan tengah menjalani proses penyidikan,” tutur Hardjoko.

Kemiskinan merupakan penyebab dari revolusi dan kriminalitas. Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok. Selain itu, faktor seseorang mencuri karena adanya kesempatan untuk menjadi pencuri.

Faktor lain sehingga seseorang mencuri, mencopet atau melakukan tindak kriminalitas adalah kehendak ingin bebas, keputusan yang hedonistik, dan kegagalan dalam melakukan kontrak sosial. Termasuk juga atavistic trait atau sifat-sifat anti-sosial bawaan sebagai penyebab perilaku kriminal. Faktor lainnya adalah hukuman yang diberikan pada pelaku tidak proporsional atau tidak memberikan efek jera.

Kriminalitas tidak bisa dihilangkan dari muka bumi ini. Adapun yang bisa dilakukan hanya mengurangi terjadinya aksi kriminal, melalui tindakan-tindakan pencegahan. Membatasi kesempatan seseorang bisa mencegah terjadinya tindakan kriminal untuk mencuri.

Kalau pencuri akan melewati pintu masuk dan kita sudah menguncinya, tentunya cara itu termasuk mengurangi kesempatan untuk mencuri. Jika seseorang pelaku aksi jambret atau copet mengambil sesuatu dari diri kita tanpa diketahui, sebaiknya menyimpan sesuatu (barang pada posisi yang mudah kita lihat, ini merupakan cara untuk mengurangi/menghindari terjadinya aksi kejahatan pada diri kita.

Penulis : Sumarwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password