Mengaku Jadi Korban Curas, Akhirnya Meringkuk di Tahanan

Tribratanews.polri.go.id – Polda Lampung, sabtu (02/12/2017), ketiga pelaku dalam kasus penipuan atau penggelapan inisial DS (25),  YS (21) dan YF warga Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah, diamankan satuan reskrim Polsek Blambangan Umpu Polres Way Kanan .

Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi melalui Kapolsek Blambangan Umpu Kompol Hidayat menerangkan bahwa kejadian berawal pada hari rabu tanggal 29 Nopember 2017 sekira jam 22.00 wib, ketiga pelaku mendatangi kantor polisi sektor blambangan umpu, untuk membuat laporan polisi bahwa YS sebagai Kernet, dan DS  sebagai sopir telah mengalami pencurian dengan kekerasan (curas), di jalinsum Kampung Negeri Baru Kec. Blambangan Umpu Kab. Way Kanan, dengan kerugian sebesar Rp. 11.000.000,00 (sebelas juta)

Menanggapi laporan, tersebut petugas melakukan penyelidikan di TKP (tempat kejadian perkara) namun terdapat kejanggalan,  setelah diinterogasi oleh penyidik , akhirnya pelaku YS dan DS  mengaku telah membuat laporan palsu modusnya sebagai korban curas, dan untuk memperkuat rekayasa atas laporan palsunya kepada polisi, pelaku memecahkan kaca depan kendaraan truck Hino fg251ti No.Pol BE 9452 GE warna hijau yang dibawa saat itu, dengan menggunakan batu hingga berlubang, dan pelaku YS memberikan uang tagihan milik PT. Anugerah Langgeng Mulya sebagai korban an. Yogo sebesar sebelas juta tersebut, kepada pelaku YF untuk membawanya sampai ke gunung sugih dan akan membaginya.

Selanjutnya, berdasarkan laporan palsu yang dibuat, petugas lansung mengamankan pelaku YS dan DS, sedangkan untuk pelaku YF , pada hari jum’at (01/12/17) sekira jam 01.00 wib baru berhasil diamankan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di wilayah lampung tengah tanpa perlawanan. Kini tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Blambangan Umpu guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kini untuk mempertangung jawabkan perbutannya,  pelaku penipuan atau penggelapan dapat dijerat dengan pasal 372 KUHP dan 378 dengan kurungan penjara maksimal empat tahun,”Ungkap Kompol Hidayat.

Penulis  : Adi Pranoto / Polres Way kanan

Editor    : Alfian Nur

Publish  : Oto adi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password