Kapolres Bolmong Pimpin Penertiban Tambang Ilegal di Kecamatan Lolayan

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulut – Polres Bolaang Mongondow dibantu tim Tindak Pindana (Tipidter) Polda Sulut Operasi melaksanakan Penertiban Tambang Ilegal (PETI) di Desa Bakan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Tim Penertiban Pertambangan Tanpa Ijin (PETI) tersebut dilaksanakan didua lokasi yakni di lokasi Blok Bakan dan lokasi Potolo Tanoyan Selatan.

Penertiban tersebut dipimpin oleh Kapolres Bolmong AKBP Gani Fernando Siahaan, SIK, MH. Saat tiba di lokasi sekitar pukul 10:00 Wita, Tim gabungan,Polda Sulut, unsur Koramil Lolayan dan Balai Taman Nasional Nani Wartabone serta aparat Desa Bakan dan Tanoyan tak menemukan adanya aktifitas penambangan.

Bahkan peralatan yang sering dipakai para penambang tidak berada di lokasi. Diduga pengelolah dan pekerja tambang diduga sudah mengetahui terlebih dahulu jika ada akan dilakukan operasi.

“Operasi ini diduga telah bocor, lihat saja, setelah kita tiba di lokasi semuanya sudah kosong,” kata Kapolres dihadapan para awak media yang ikut meliput kegiatan penertiban ini.

Operasi yang dilakukan ini kata Kapolrs, untuk melakukan penertiban terkait pelanggaran hukum yang terjadi. Namun, karena tidak ditemukan adanya oknum-oknum yang melaksanakan aktivitas PETI, makanya penindakan belum dilakukan.

Ia menambahkan, akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah guna penertiban aktivitas PETI. “Apakah akan diusulkan sebagai Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) atau dilakukan penutupan. Sebab meski diakui melanggar aturan, akan tetapi dari segi sosial ada ribuan warga yang bergantung hidup mereka di lokasi ini,” ujarnya seraya menambahkan jika ada korban yang diakibatkan dari pekerjaan penambangan ini, pemilik lobang/lokasi tambang akan diproses hukum.

Dengan menempuh jalur pebukitan, tim baru bisa tembus di lokasi PETI. Sudah letih di perjalanan, petugas dihadapkan pada kenyataan pahit, yakni sejumlah lokasi tersebut sudah kosong.

Upaya pihak Kepolisian sebagai aparat penegak hukum yang tak henti-hentinya mengambil tindakan pencegahan maupun penanggulangan, sangat diapresiasi oleh tokoh masyarakat sekitar Lokasi Tambang.

“Torang salut ke Pak Kapolres yang turun langsung ke lokasi ini, biar nae oto Patroli kong duduk di belakang, beliau tetap laksanakan tugas Penertiban tambang. Pak Kapolres, torang harap lokasi tambang yang ada skarang diusulkan jadi tambang resmi, karena hampir 80% masyarakat disini menggantungkan hidupnya sebagai pekerja tamban,” ujar salah satu Tokoh Masyarakat setempat.

Penulis: Humas Polres Bolmong
Editor: Alfian
Publish: Supri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password