Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, Kanit Binmas Polsek Gantarang Sambangi SMP Seatap

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Jajaran Polres Bulukumba terus berupaya melakukan pembinaan terhadap generasi muda khususnya pelajar dengan program “Police Go To School”.

Seperti yang dilakukan Kanit Binmas Polsek Gantarang Aiptu Fadjar yang melaksanakan sambang ke SMP Seatap 15 Bonto Bulaeng, Desa Benteng Gattareng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Rabu (29/11/17).

Dalam kegiatan ini Aiptu Fadjar memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi tentang pemahaman undang-undang perlindungan anak, penyalahgunaan narkoba, bagaimana bahaya narkoba dan apa yang diakibatkan nantinya.

“Narkoba dapat menyebabkan kematian, bahaya lain dari penggunaan narkoba dapat menghilangkan akal sehat seseorang dan kecanduan yang berlanjutan, jangan sampai kalian terpengaruh pergaulan bebas,” tutur Aiptu Fadjar.

Ditempat terpisah Kapolres Bulukumba Akbp M Anggi Naulifar Siregar berharap dengan adanya kegiatan Police Goes To School seperti hari ini dapat meningkatkan hubungan baik antara pihak kepolisian dengan pihak sekolah dan masyarakat secara umum.

“Dengan hubungan baik ini maka upaya pencegahan kenakalan anak dapat dikoordinasikan dan dapat dicegah secara dini,” ucap Anggi.

Narkoba ini merupakan senyawa-senyawa psikotropika yang biasa digunakan dokter atau rumah sakit untuk membius pasien yang mau dioperasi atau sebagai obat untuk penyakit tertentu, tetapi persepsi tersebut disalah artikan akibat penggunaan di luar fungsinya dan dengan dosis yang di luar ketentuan.

Apabila disalahgunakan, bahaya narkoba dapat mempengaruhi susunan syaraf, mengakibatkan ketagihan, dan ketergantungan, karena mempengaruhi susunan syaraf. Dari ketergantungan inilah bahaya narkoba akan mempengaruhi fisik, psikologis, maupun lingkungan sosial.

Selain berpengaruh pada fisik dan mental, juga berpengaruh pada gangguan kesehatan, suasana hidup aman dan nyaman menjadi terganggu hingga berakibat merusak hubungan dalam keluarga dengan tersisihnya kita dari keluarga yang tidak mau menanggung aib dari pecandu narkoba.

Kasus penyalahgunaan narkoba memang meningkat cepat di Indonesia, meskipun pemerintah dan masyarakat telah melakukan berbagai upaya. Penyalahgunaan narkoba memang sulit diberantas. Yang dapat dilakukan adalah mencegah dan mengendalikan agar masalahnya tidak meluas termasuk dengan giat melaksanakan sosialisasi di sekolah-sekolah.

Hal ini tentu merugikan masa depan bangsa, karena merosotnya kualitas sumber daya manusia terutama generasi mudanya. Penyalahgunaan narkoba berkaitan erat dengan peredaran gelap sebagai bagian dari dunia kejahatan internasional. Mafia perdagangan gelap memasok narkoba, agar orang memiliki ketergantungan, sehingga jumlah suplai meningkat.

Penyalahgunaan narkoba biasanya diawali dengan pemakaian pertama pada usia SD atau SMP, karena tawaran, bujukan, dan tekanan seseorang atau kawan sebaya. Didorong pula oleh rasa ingin tahu dan rasa ingin mencoba, mereka mnerima bujukan tersebut. Selanjutnya akan dengan mudahnya untuk dipengaruhi menggunakan lagi, yang pada akhirnya menyandu obat-obatan terlarang dan ketergantungan pada obat-obatan terlarang.

Penulis : Harmeno

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password