Sat Reskrim Polres Tidore berhasil Mangamankan Pelaku Pemalsuan E-KTP

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara,  Kasat Reskrim Polres Tidore Kepulauan AKP Naim Ishak,SIK,SH,MH yang didampingi Kasubbag Humas Iptu Jamal, pagi tadi melaksanakan Konfrensi Pers terkait dengan pengungkapan Tindak Pidana Pemalsuan Dokumen Kependudukan (E-KTP) yang terjadi di Sofifi Kota Tidore Kepulauan.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi dari Masyarakat tentang adanya dugaan pemalsuan pembuatan KTP Elektronik yang dilakukan oleh seseorang yang berinisial MA, dari informasi tersebut Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tidore Kepulauan melakukan Penyidikan dan pada hari minggu tanggal 26 November 2017 sekira pukul 09.30 Wit Tim Opsnal didampingi Staf Kelurahan Sofifi dan 2 ( dua) orang masyarakat sekitar melakukan Penggerebekan di tempat usaha pelaku.

“Awalnya kami menerima informasi dari masyarakat bahwa diduga Sdr MA melakukan pemalsuan E-KTP, dari informasi itu saya perintahkan Tim Opsnal untuk melakukan Penyidikan dan akhirnya Sdr MA Kami tangkap”. Ungkap Kasat Reskrim.

3957d2c6-4bfb-49bf-9505-8db759909b29

Dalam penggerebekan itu Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tidore juga mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah CPU Komputer, 1 (satu) buah Printer Canon tipe MP 237 warna hitam, 1 (satu) buah Camera Canon EOS 500D Warna hitam, 1 (satu) buah memori card 8G merk sandisk, 1 (satu) buah mesin press merk Origin OR-330, 1 (satu) buah Bluetooth eksternal, 1 (satu) buah handphone samsung grand warna putih, 12 (dua belas) lembar kertas foto, 3 (tiga) lembar KTP palsu, 5 (lima) buah flasdisk, 76 (tujuh puluh enam) lembar kertas press.

“Selain kami mengamankan pelaku pemalsuan E-KTP kami juga mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku untuk melakukan pemalsuan.” Ujar AKP Naim.

Kasat Reskrim Polres Tikep AKP Naim Ishak,SIK,SH,MH menyampaikan bahwa Pelaku pembuatan KTP palsu ini sudah menjalankan bisnisnya selama 1 tahun dan sudah 11 lembar KTP Elektronik maupun manual yang telah di cetak, dengan patokan harga KTP Elektronik Rp.100.000 Per lembar dan KTP manual Rp.50.000 Per lembar.

 Selain itu tak hanya KTP palsu yang dicetak, namun Pelaku juga mencetak Kartu BPJS copy serta kartu keluarga copy sesuai dengan permintaan pelanggan serta harga yang di patok sebesar Rp. 15.000 ribu rupiah untuk yang kopian.

Atas perbuatannya , Pelaku dijerat dengan Pasal 96 Jo Pasal 5 huruf f dan g Undang-undang Nomor 24 tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dengan Pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Penulis             : Ulfa

Editor              : Alfian Nur

Publish            : Wanto Tftt

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password