Lurah Kastela dan Keluarga Resmi Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Baru saja mengambil alih kasus dugaan penganiayaan terhadap masyarakat yang dilakukan Lurah Kasetela Kecamatan Pulau Ternate Provinsi Maluku Utara (Malut) yakni, Muhammad Noho dari Polsek Pulau. Kini Polres Ternate melalui Sat Reskrim telah menetapkan oknum Lurah Kasetela beserta istri dan anaknya sebagai tersangka.

“Kasus itu, saat ini kita sudah tetapkan tiga orang sebagai tersangka, ketiganya yakni Lurah Muhammad Noho dan istrinya berisisial NJ, maupun akrabanya RJ,” ungkap Kapolres Ternate AKBP Kamal Bahtiar melalui Kasat Reskrim AKP Moch Arinta Fauzi S.I.K yang didampingi Kanit Resum Aiptu Bahmir. Senin 27/11/2017.

Lanjut Kasat Reskrim, setelah ditetapkan sebagai tersangka pada 21 dan 22 November 2017 kemarin, ketiganya langsung dilakukan penahanan di sel Mapolres Ternate.

“Penahanan pak lurah dan istrinya terhitung sejak tanggal 21 November, sementara anaknya itu pada 22 November 2017 kemarin.” akunya.

Meski begitu lanjut Kasat, kasus dugaan penganiayaan yang di tangani dengan tiga tersangka ini masih dalam tahap penyidikan, dan dalam waktu dekat, penyidik akan melakukan pelimpahan berkas tahap I ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate untuk diteliti.

“Saat ini penyidik masih merampungkan berkasnya, sehingga berkas kasus dugaan penganiayaan itu bisa kita limpahkan tahap I ke JPU.” ucapnya.

Disentil terkait dengan jumlah saksi yang diperiksa dalam kasus tersebut, menurut Kasat Reskrim, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, tersangka mengajukan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap saksi yang menguntungkan, maka itu penyidik akan melakukan pemeriksaan kurang lebih 9 orang saksi dalam kasus ini.

“Empat orang saksi yang menguntungkan untuk tersangka sudah diperiksa, dan sisinya 5 saksi yang meringankan untuk tersangka besok sudah kami layangkan surat pemanggilan untuk diperiksa pada Rabu (29/11),” tutunya.

Kasat Reskrim juga menegaskan, untuk kasus penganiayaan ini yang dilaporkan ada empat orang, namun tiganya telah di tetapkan sebagai tersangka sementara satu masih berstatus sebagai saksi.

“Yang masih status saksi saat ini yakni, kaka dari pak Lurah dengan inisial SN, dan penetapan tersangkanya nanti tergantung dengan pemeriksaan saksi nanti, jika saksi itu mengarah sebagai tersangka maka kita langsung tetapkan sebagai tersangka,” tegasnya seraya menyebutkan pasal 170 subsider pasal 351 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara untuk 3 tersangka

 

Penulis             : Wanto Tftt

Editor              : Alfian Nur

Publish            : Mandala

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password