Kapolres Solok Kota Diangkat Jadi Datuk Pandeka Rajo Mudo

Tribratanews.polri.go.id.-Polres Solok Kota Sumatera Barat Kapolres Solok Kota AKBP. Dony Setiawan, S.ik.MH,  menerima penghargaan gelar kebesaran dari lembaga adat  kota Solok. Penobatan gelar yang berdasarkan surat keputusan (SK) Kerapatan Adat Alam Minang kabau (LKAAM), dan KAN kota Solok itu adalah gelar penghormatan  dengan surat keputusan dari Lembaga Adat kota Solok Nomor 003/SK/LKAAM/Solok/11-2017 dan Nomor 005/KAN/RS/Nagari Solok/11-2017 tentang pemberian gelar penghormatan kepada Kapolres Solok AKBP.Dony Setiawan dengan gelar Datuk (Dt) Pandeka Rajo Mudo (25/11).*

WhatsApp Image 2017-11-26 at 08.47.25

Penobatan Kapolres Solok Kota dengan menyandang gelar Dt. Pandeka Rajo Mudo, dilaksanakan oleh Ketua LKAAM kota Solok H.Rusli Khatib Sulaiman, dan Ketua KAN kota Solok Yanuardi Dt.Tan Ali, sementara itu pemasangan Deta serta melingkarkan kain Sarung sebagai tanda penobatan gelar adat,  dilakukan oleh H.Daswippetra Dt.Manjinjiang Alam yang didampingi oleh ketua Bundo Kanduang Kota Solok

Kegiatan ini adalah merupakan kegiatan malam silahturahmi Silek Tuo Pusako Lamo II dan Basilumuh Tahun 2017 ” dalam rangka memperingati Hut Kota Solok Ke – 47 yang diadakan oleh Panitia Silek Tuo Pusako Lamo Nagari Solok (silat tua pusaka lama) dihalaman Balai Kota Solok dengan memakai tradisi adat minang kabau, dan  kegiatan yang dikemas rapi itu, dihadiri oleh wali kota Solok, Zul Elfian, SH.Msi, Ketua DPRD kota Solok, Yutris Can.SE, Forkompimda, Bundo Kanduang, serta ratusan  Tuo Silek kota Solok sebagai saksi penobatan gelar penghoramatan tersebut.

WhatsApp Image 2017-11-26 at 08.47.25(1)

Disela kegiatan itu, Ketua LKAAM kota Solok memaparkan, gelar yang dinobatkan , itu bukanlah gelar Suku, tetapi Gelar penghormatan adat atau gelar ” Sangsako” . Gelar Sangsako merupakan gelar yang dapat dipakai sepanjang hayat tetapi tidak dapat untuk diwariskan kepada siapapun ujarnya.

Pemberian atau penobatan gelar kepada seseorang bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilaksanakan, karena hal tersebut harus berdasarkan pertimbangan yang matang oleh lembaga kerapatan adat kota Solok, dan surat keputusan yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut juga harus berdasarkan dari hasil musyawarah dengan Tuo Silek yang ada didaerah setempat.

Setelah gelar tersebut diresmikan, maka bertambahlah tugas Kapolres Solok Kota karena beliau telah menjadi salah seorang tempat mengadu bagi masyarakat adat kota Solok, dan semoga AKBP.Dony Setiawan berkenan untuk menjalankannya  ungkap ketua LKAAM kota Solok mengakhiri.

Sementara itu ketua KAN kota Solok menjelaskan, gelar Dt.Pandeka Rajo Mudo, tidak bisa disandang oleh sembarang orang, dan dikatakannya, gelar tersebut hanya bisa diberikan kepada orang yang benar benar mampu, berani, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya, serta penilaiannya adalah berdasarkan bukti nyata  atau keberhasilan yang telah dilakukan oleh seseorang yang akan memakai gelar tersebut.

” Dia memang masih muda, namun keberhasilannya dalam memberikan kenyamanan, keamanan, serta menyatukan masyarakat kota Solok, yang membuat Dia harus menyandang gelar tersebut”, ujar Dt.Tan Ali mengambarkan sosok Kapolres Solok Kota tambahnya

Dalam kegiata ini juga Kapolres sebagai Dt.Pandeka Rajo Mudo harus berjalan dan diarak bersama sama kedalam gelanggang, dihimbaukan (diberitahukan)  ke labuah nan rami, bahwa yang bersangkutan telah resmi menyandang gelar Datuak kehormatan (*) 

Penulis : Samsul

Editor   : Alfian

Publish : Samsul

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password