Polres Sanggau Amankan Sidang ke 17 Sengketa Lahan Petani Sawit dengan Pihak PT. KGP

Tribratanews.polri.go.id – Polda Kalbar – Polres Sanggau – sidang gugatan petani sawit dengan PT. KGP hari ini merupakan sidang yang ke 17, Guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif Polres Sanggau turunkan personil untuk melakukan pengamanan Di Pengadilan Negeri Sanggau, Kamis, 23/11/17.

Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Sanggau Kompol R.R Riyanto, S.E didampingi oleh Kapolsek Tayan Hulu IPTU Agustana Eka Kusuma, S.IK dan Kapolsek Kapuas IPTU Sri Mulyono.

“Sedikitnya ada 65 personil gabungan terdiri dari personil dari polres, Polsek Kapuas dan Polsek Tayan Hulu,” Terang Kabag Ops Polres Sanggau.

Ia menyampaikan kepada anggota yang terlibat dalam pengamanaan agar melaksanakan tugas dengan baik dan tetap humanis. Serta laksanakan tugas sesuai ploting tempat-tempat dimana pos yang telah di tetapkan, sehingga pada saat sidang berjalan tidak ada kegaduhan maupun benturan antara pihak tergugat yaitu PT.KGP dan pihak penggugat petani kebun kelapa sawit dari Kec. Tayan Hulu dan Kec. Kembayan.

Kabag Ops Polres Sanggau Kompol R.R Riyanto, S.E menyampaikan agenda sidang perdata hari ini (23/11) yaitu mendengarkan keterangan saksi pihak tergugat dalam hal ini PT. KGP, yang di mulai pada pukul 10.15 Wib. dengan jumlah yang hadir pendukung kedua belah pihak sebanyak 400 orang.
Kasat Intelkam Polres Sanggau IPTU Suprapto menyampaikan kerawanan yang mungkin terjadi adanya gesekan masa tergugat dan masa penggugat, untuk itu agar benar benar di antisipasi dalam pengamanan tersebut, karena masa yang dantang secara bersamaan kedua belah pihak perlu diberikan penyekatan yang jelas.

Sehingga tidak ada yang campur kedua belah pihak antara pendukung tergugat dan pendukung tergugat.
IPTU Suprapto menekankan kepada personil agar tidak Understimate dalam mengamankan sidang, untuk itu diminta tetap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya jangan sampai kita selaku petugas pengamanan tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Sehingga memberi celah kepada kedua belah pihak yang bersengketa untuk melakukan hal-hal perbuatan yang dapat menggangu atau membuat jalannya sidang menjadi tidak kondusif.

Penulis. : Reno Wisnu Pradana dan Sukadar
Editor. : Alfian N / Nanang P.
Publish. : Dikta

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password