DPO,Gunawan Angka Widjaja alias Jauw Ang Hauw Ming

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim, Penyidik Subdit II Hartabangta Ditreskrimum Polda Jatim yang dikomandani oleh Dirreskrimum Kombes Agung Yudha Wibowo, akhirnya mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka Gunawan Angka Widjaja alias Jauw Ang Hauw Ming (49). Langkah yang dilakukan itu setelah dua rumah  suami Trisulowati Jusuf alias Chin Chin di Jalan Tidar 60 – 62 dan Pesapen Kali 5 Surabaya digeledah, namun yang bersangkutan tidak ada di tempat, Selasa (21/11/017).

Tersangka Gunawan,  ditetapkan DPO dengan Nomor DPO/61/X/2017 tertanggal 21 November. “Foto dan data-data Gunawan akan disebar ke seluruh kepolisian di Indonesia,”tandas Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Sesuai ciri-ciri umum, tinggi badannya sekitar 165 cm bentuk muka oval, warnu kulit kuning, bentuk tubuh sedang, warna/jenis rambut hitam/lurus, bentuk telinga biasa, bentuk mata biasa dan tanda ciri istimewa adalah mata sering berkedip-kedip. “Masyarakat yang mengetahui keberadaan Gunawan segera melapor kepada polisi terdekat atau Polda Jatim untuk dilakukan penangkapan,” imbaunya.

Ditegaskan, penggeledahan dua rumah hingga dikeluarkannya surat DPO karena tersangka Gunawan mengabaikan tiga kali panggilan penyidik. “Gunawan tidak kooperatif atau tidak mengindahkan panggilan penyidik. Seharusnya Gunawan datang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tuduhannya menempatkan keterangan palsu dalam akta autentik,” tegasnya.

Sebelumnya, bos Empire Palace yang memiliki paspor dengan nomor A 3019635 ini dicekal oleh penyidik agar tidak bisa bepergian ke luar negeri. Surat pencekalan itu sudah dikirim ke Imigrasi.

Sesuai keterangan yang diperoleh penyidik saat penggeledahan berlangsung, Gunawan tidak berada di Surabaya. ” Dia (Gunawan) katanya berobat tapi tidak tahu dimana lokasinya. Kami terus mencari keberadaan Gunawan sampai ketemu,” tandasnya.

Sementara itu, ketika penggeledahan di dua rumah Gunawan mulai pukul 10.00 WIB, Kasubdit II Hardabangta AKBP Yudhistira Midyahwan bersama enam anggotanya memasuki rumah orang tua Gunawan. Tapi tersangka tidak ditemukan.

Persoalan ini mencuat setelah Chin Chin melaporkan Gunawan berdasarkan LPB/101/I/2017/UM/SPKT POLDA JATIM. Dalam laporan itu, Chin Chin juga melaporkan enam orang yang diduga terlibat dalam konspirasi tindak pidana memasukkan dan menggunakan keterangan palsu dalam akta otentik, sesuai pasal 266 ayat 1 jo 266 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

Laporan itu berawal digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 1 September 2016.

Beberapa poin keterangan yang diduga palsu yang dimasukan pihak Gunawan Cs ke akta yang dibuat di depan notaris terkait pemecatan Chin Chin sebagai Direktur di PT Blauran Cahaya Mulia (BCN) dan PT Dipta Wimala Bahagia (DWB) dan posisi kepengurusan perseroan diganti oleh enam orang itu.

Penulis  : Ice / Mbah
Editor    : Alfian Nur
Publish  : Ice

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password