Baru Keluar dari Penjara, Residivis ini Tebar Aksi Kejahatan Lagi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim – Polres Trenggalek, Seorang residivis berinisial EB asal  Kota Balikpapan yang sehari-hari tinggal di Desa Rejowinangun Trenggalek kembali meringkuk di tahanan Polres Trenggalek. Hal tersebut bukan tanpa sebab, EB ditangkap jajaran Satreskrim Polres Trenggalek karena diduga telah melakukan Curat atau pencurian dengan pemberatan di rumah dan toko milik seorang warga Desa Baruharjo Kecamatan Durenan Trenggalek.

Dalam press release yang digelar hari ini, Wakapolres Trenggalek Kompol Andi Febrianto Ali, SE menuturkan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah petugas mendapat laporan dari korban. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, petugas berhasil mendapatkan ciri-ciri pelaku, sampai pada akhirnya berhasil ditangkap, Selasa (21/11).

“Benar petugas berhasil menangkap pelaku pencurian dan pemberatan yang ternyata residivis. Hingga korban mengalami kerugian mencapai Rp 1,5 juta. Untuk saat ini tersangka dan barang bukti berupa dua handphone, uang tunai Rp 475.000, tas, baju dan semua telah diamankan ke Polres Trenggalek guna proses hukum lebih lanjut,’’ ungkap Kompol Andi.

Disampaikan, peristiwa itu berawal saat korban sedang tidur lelap. Tersangka bersama temannya yang sekarang menjalani penyidikan di Polres Ponorogo (lantaran melakukan kejahatan yang sama) masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela dan menguras barang berharga yang ada di dalam rumah, (17/11).

Selain itu, tersangka juga masuk toko dengan cara mencongkel pintu toko yang terbuat dari harmonica. Di dalam toko, mereka menggasak uang tunai 2 juta rupiah. Tersangka juga merusak kaca mobil di garasi dan masuk selanjutnya mengambil barang di dalam jok mobil, setelah itu kabur membawa barang curiannya.

Dari pengakuan tersangka di hadapan penyidik, tersangka menjalankan aksi pencurian tersebut bersama satu orang temannya yang saat ini tengah ditahan di Polres Ponorogo. Dia juga mengaku, bahwa baru saja keluar dari LP Trenggalek dengan kejahatan yang sama yang saat itu di ganjar 8 bulan penjara.

“Modus operandi pelaku masuk ke dalam rumah untuk melakukan pencurian dengan cara merusak pintu. Untuk saat ini kasus masih dalam penyidikan Polres Trengglek. Jika terbukti melakukan tidak pidana pencurian dengan pemberatan, maka tersangka akan dijerat pasal 363 KUHP dengan  ancaman 5 tahun penjara,’’pungkas Kompol Andi.

Penulis : Ady / Polres Trenggalek Jatim
Editor : Alfian Nur
Publish : Handoko / Polres Trenggalek Jatim

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password