Tangani 97 OTT,Saber Pungli Polda Jatim Libatkan 146 Tersangka

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim,Pasca melakukan “Sosialisasi Dan Penandatanganan MoU Kapolda Jatim Dengan Gubernur”, Irwasda Polda Jatim, Kombes Pol Wahyudi Hidayat menuturkan Tim Saber Pungli dalam setahun terakhir melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) hampir seratus kasus.

Irwasda Polda Jatim, Kombes Wahyudi Hidayat menambahkan, jumlah kasusnya pun mencapai 97 OTT. Di Jatim sendiri, sekitar 146 tersangka telah diamankan, total barang bukti uang bila dikumpulkan mencapai Rp 3 Milyar.

Terkait kasus yang di OTT tersebut, lanjut Irwasda, Kombes Wahyudi, bahwa salah satunya adalah Alokasi Dana Desa di wilayah Sampang, Madura. “Waktu itu pungutan liar dalam mengurus perizinan, kemudian mengurus sertifikasi tanah atau prona, harusnya gratis, tapi di beberapa desa oleh panitia meminta uang,” tegas Wahyudi.

Dari sana lah diketahui para tersangka yang terbukti melakukan kesalahan, itulah yang ditangkap. “Sebagian adalah perizinan, jadi yang tertangkap ada aparat, PNS, Camat, Kades, dan ada orang yang biasa, tapi terbukti memungut pungli,” lanjutnya.

Untuk di Jatim sendiri, jumlah 97 kasus dengan 146 tersangka itu dikatakan Wahyudi ada  berkas penyidikan yang  telah mencapai P21 (sempurna), divonis, dan berbagai hukuman vonis lainnya.

“Ada yang dua, ada tiga tahun, bahkan ada yang lima tahun, sudah divonis pengadilan semua,” paparnya. Terkait kegiatan itu, Satgas Saber Pungli akan melakukan upaya pencegahan. Jadi, tugasnya Satgas Saber Pungli tidak hanya penegakan hukum dalam OTT, tapi juga melakukan pencegahan atau membangun sistem,” pungkasnya.

Untuk sistem penggunaan keuangan negara atau pelayanan publik, dirasa Wahyudi sudah cukup baik. Untuk itu, dapat mencegah terjadinya pungli dan itu lah salah satu sistem agar tidak ada kebocoran keuangan desa tadi.

“Maka diadakan pendampingan para kepala desa dalam menggunakan dana desa bersama Bhabinkamtibmas,” lanjutnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, untuk meneruskan MoU antara Polri, Kemendagri, dan Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi, kemudian Satgas Saber Pungli juga akan mendatangi instansi atau perkantoran yang masih dalam tanda kutip “nakal” ini akan mengingatkan mereka yang melakukan pelayanan publik.

Bilamana ada indikasi dari masyarakat tentang pungli, maka polisi akan mendatangi, namun sebelumnya bukanlah OTT yang dilakukan, tapi memberikan peringatan sebelumnya. Ini merupakan pesan dari pusat (Polri) seperti itu.

“Supaya punglinya dihilangkan, tetapi untuk dua sampai tiga kali di ingatkan masih nakal, maka kami akan menindak tegas,” ujarnya.

Secara nasional, dari segi kualitas OTT di Jawa Timur menyandang predikat terbaik, kemudian dari segi barang bukti juga termasuk yang terbanyak di Jatim, bahkan menempati peringkat ketiga nasional.

Sedangkan, untuk nomor satu, jumlahnya dipegang oleh Jabar, kemudian yang terbesar kedua Kalimantan Timur, sebab Kalimantan Timur dalam sekali OTT, barang bukti uang tunai mencapai Rp 200 miliar.

“Sedangkan untuk jumlah kasus Jabar, sekitar 100 lebih, tetapi kalau di Jatim ada 97 kasus,”  pungkas Ketua Tim Saber Pungli, Kombes Wahyudi Hidayat, Senin (20/11/2017).

Penulis  : Ice
Editor    : Alfian Nur
Publish  : Ice

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password