Pembunuhan di Siau Timur: Dua Pelaku Menyerahkan Diri Usai Kejadian

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Andre Makaheming alias Papret (27), warga Kelurahan Tatahadeng Lingkungan I Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro (wilayah hukum Polres Sangihe), tewas mengenaskan usai ditebas parang oleh MS (31) dan RL (18), keduanya warga Kecamatan Siau Timur Selatan, Senin (20/11/2017), sekitar pukul 20.00 WITA.

Berawal sekitar pukul 19.30 WITA, kedua pelaku bersama beberapa temannya sedang nongkrong di depan rumah Edmon Kanine, Lindongan II Kampung Pangirolong, Kecamatan Siau Timur Selatan. Tiba-tiba korban bersama lima temannya yang berboncengan sepeda motor (salah satunya diketahui biasa dipanggil Kentung), mendatangi kerumunan tersebut.

Setelah turun dari sepeda motor, Kentung mengatakan kepada korban, “sana itu” (sambil menunjuk ke arah salah seorang teman pelaku, yakni Retna Manik alias Ucok. Usai mendapat kode dari Kentung, korban mencabut sebilah pisau badik yang diselipkan di pinggang lalu mengarahkannya ke Ucok namun meleset.

Sejurus kemudian, korban kembali mengarahkan pisaunya ke kerumunan anak muda tersebut secara membabi buta. Saat itu, ada saksi yang melihat seorang teman korban juga membawa sebilah parang.

Melihat hal tersebut, pelaku berlari ke dapur Edmon Kanine dan mengambil dua bilah parang lalu mengejar korban yang kabur bersama teman-temannya menggunakan sepeda motor menuju Kampung Sawang. Kedua pelaku lalu kembali ke rumah Edmon Kanine dan mengembalikan dua bilah parang tersebut.

MS lalu berboncengan sepeda motor bersama RL menuju rumah MS untuk mengambil dua bilah parang dan melanjutkan pengejaran terhadap korban dan teman-temannya ke arah Kampung Ulu, Kecamatan Siau Timur.

Sampai di Boulevard Kelurahan Tarorane, tepatnya di dekat sebuah warung gorengan, kedua pelaku melihat korban berada di atas sepeda motor. MS lalu memberikan sebilah parang kepada RL. Saat itu juga MS langsung menebas kepala dan badan korban menggunakan parang sebanyak empat kali.

Korban pun jatuh tersungkur. Sesaat kemudian, RL juga menebas badan korban sebanyak satu kali. Ketika korban sudah tak berdaya dan bersimbah darah, MS memanggil RL sambil mengatakan, “Sudah jo, so mati dia”.

Usai menghabisi nyawa korban, kedua pelaku menuju Kampung Pangirolong lalu menyerahkan diri kepada pihak Pemerintah Kampung Pangirolong. Selanjutnya, pihak pemerintah setempat menghubungi Polsek Siau Barat untuk mengamankan kedua pelaku tersebut.

Sementara itu korban dievakuasi ke Puskesmas Ulu Siau. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dokter G. Rompas, korban mengalami luka robek di kepala bagian kiri, atas dan kanan, bahu kanan dan di punggung. Luka dan pendarahan parah mengakibatkan korban tewas seketika dengan kondisi sangat mengenaskan.

Kapolsek Siau Barat, Kompol W. Pandengsolang membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kami telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi,” ujarnya. “Kedua pelaku telah diamankan di Mapolsek Siau Barat untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tandas Kapolsek.

Penulis: Nuryani
Editor: Alfian
Publish: Rony

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password