Pemilik 120,8 Gram Ganja Berhasil di Bekuk Sat Reskrim Polres Tidore

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara,  Kepolisian Resor Tidore melalui Kasat Reskrim melakukan berhasil mengamankan Seorang pemuda yan berinisial AK, pemilik narkoba jenis ganja pada Jumat  (17/11/17) kemarin.

Kasat Reskrim AKP Naim Iskandar yang didampingi Penyidki saat melakukan konfrensi pers di Mapolres Tidore pagi tadi menyampaikan, Pengembangan kasus Narkotika jenis ganja oleh Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tidore dan di bantu Tim Elang Polres Jayapura pada Jumat (17/11/17) sekira pukul 18.30 WIT berhasil membekuk pelaku pemilik 120,8 gram ganja yang  berinisial AK.

AK merupakan warga asal Kelurahan Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan, yang saat itu tengah berdomisili di Dok 8 kota jayapura. Pelaku ini juga bekerja di salah satu PT pada maskapai penerbangan di Sentani.

Disaat petugas melakukan penangkapan, sempat mendapat perlawanan dari pelaku. Namun aksi itu tidak berlangsung lama karena banyaknya jumlah personil Reskrim gabungan yang mampu melumpuhkan pelaku dan langsung digiring ke polres Jayapura.

Menurut Kasat Reskrim, Barang haram tersebut diperoleh pelaku dari rekannya asal Papua Nugini dengan modal Rp. 500 ribu, kemudian ganja itu di distribusikan berdasarkan permintaan pelanggan yang ada di kota Tidore Kepulauan melalui kurirnya bernama Ajun yang terlebih dahulu di bekuk oleh Satreskrim polres Tidore.

“Pelaku sebelumnya merupakan bekas narapidana di Jayapura atas kasus penjual Senjata api (Senpi) rakitan hasil sistem barter yang dilakukan pelaku dengan rekannya asal papua nugini. Dari rekannya ini, Pelaku kemudian terus berhubungan hingga akhirnya melakukan penjualan narkoba,” Ungkap Kasat Reskrim.

Selain AK, pihak Kepolisian juga tengah memburu salah satu rekan pelaku berinisila (JL) yang juga diyakini sebagai konsumen barang haram tersebut, yang saat ini sedang melarikan diri keluar wilayah Tidore.

“Pelaku saat ini kami tahan di sel Mapolres Tidore guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.” Ujara AKP Naim.

Atas tindakan pelaku ini, maka akan diancam dengan pasal 114 Undang-undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun hingga seumur hidup dan denda sebesar Rp.10 Milliar.

Penulis             : Ulfa

Editor              : Alfian Nur

Publish            : Wanto Tftt

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password