Polisi Lakukan Mediasi Penyelesaian Tapal Batas di Distrik Uwapa Nabire

Tribratanews.polri.go.id – Polda Papua Nabire, Polsubsektor Uwapa Resor Nabire menggelar ” Pertemuan lanjutan antara Kepala Suku Dani, Mee, Moni dan Kepala Suku Wate dalam rangka penyelesaian sengketa tapal batas tanah antara Suku Mee Uwapa dan Suku Dani di Kali Cemara Kampung Urumusu Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire “, Sabtu (18/11/2017) siang.

Pertemuan yang digelar oleh Polsubsektor Uwapa tersebut, dihadir Kapolres Nabire yang diwakili Kasat Binmas AKP E. Hetarua, Kasat Intelkam AKP Yadang, Kasat Sabhara Anselmus Yadohamang, Kapolsubsektor Uwapa Ipda W. Punyanan.

Sedangkan dari Pemerintahan kampung, Kepala kampung Urumusu Akulian Wakey, Kepala kampung Argo Mulyo Yunus Wakey, S.IP, Kepala Suku Wate Alex Raiki, Sekretaris Suku Wate Jhon Frangklin Wanah, S.IP, Humas Suku Wate Jhon Wayar, Kepala Suku Mee wilayah Uwapa Piter Madai, Ketua LMA wilayah Uwapa Simon Madai, Pemilik Ulayat Kali Cemara Apedius Wakey, Pemilik Ulayat wilayah KM 34 Estevina Wakey, Kepala suku D3N Ayub Wonda, Kepala Suku Dani Yopi Murib, Pemilik garapan kali cemara Edison Wonda (memiliki pelepasan adat dari Didimus Waray), Jhon Kogoya (memiliki pelepasan adat dari Didimus Waray), Topius Enumbi (memiliki pelepasan adat dari Didimus Waray) dan Kepala suku Moni Zolter Zongganau.

Penyampaian Kapolres Nabire yang diwakili oleh Kasat Binmas Polres Nabire AKP Hetarua, yang pada intinya “Kami pihak Kepolisian dalam permasalahan tidak memiliki kepentingan apapun, kehadiran kami sebagai penengah dalam memfasilitasi pertemuan ini,” kata Kasat Binmas.

“Semoga pertemuan ini menghasilkan kesepakatan bersama guna menciptakan kambtibmas yang kondusif. Apapun keputusan dari Suku Wate kami minta pihak dari kelompok suku Dani maupun kelompok dari suku Mee dapat menerima keputusan tersebut,” ungkap Kasat Binmas.

Diakhir penyampaian Kasat Binmas, “Saya harapkan dengan diselesaikannya permasalahan ini tidak ada lagi perang antara masyarakat Dani dan Mee yang berada di kampung Urumusu Distrik Uwapa,” jelas AKP Hetarua, Kasat Binmas Polres Nabire.

Sekitar Pukul 11.45 Wit, pertemuan selesai dan selanjutnya tim menuju lokasi sengketa untuk melakukan penanaman patok oleh Kepala Suku Besar Wate Alex Raiki.

Kemudian bertempat di kediaman Edison Wonda di Kampung Urumusu Distrik Uwapa dilaksanakan tatap muka dengan masyarakat suku dan penyampaian pesan-pesan Kambtibmas oleh Kapolres Nabire yang diwakili Kasat Binmas Polres Nabire AKP E. Hetarua kepada kelompok masyarakat Dani serta penjelasan dari Kepala Suku D3N Ayub Wonda, Kepala Suku Dani Yopi Murib dan Kepala Suku Mee Piter Madai serta Kepala Suku Wate Alex Raiki terkait dengan permasalahan tapal batas.

WhatsApp Image 2017-11-18 at 23.55.42

Denga kesimpulannya, Dokumen pembebasan lahan yang dikeluarkan oleh Kepala Suku Wate Didimus Waray akan diukur ulang dan akan dipasang patok. Pemasangan patok akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 22 November 2017 mendatang.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjuti dari pertemuan pada hari Kamis tanggal 16 November 2017 dengan tujuan tidak menambah panjang konflik tapal batas antara kedua suku yang berlarut-larut tanpa ada penyelesaian mendasar.

Penundaan pemasangan patok tapal batas dikarenakan cuaca yang buruk sehingga tidak memungkinkan tim untuk masuk ke lokasi untuk melakukan pemasangan patok tapal batas. (*)

Penulis : Efer/Res Nabire
Editor : Alfian Nurnas
Publish : Efer/Res Nabire

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password