Hari Kedua Operasi Bersinar, Polres Sinjai Amankan Seorang Pelajar Pelaku Pelaku Narkoba

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Kepolisian Resor Sinjai semenjak pelaksanaan Operasi Bersinar resmi dimulai, personil yang terlibat operasi langsung bergerak cepat sesuai dengan sasaran operasi, yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Sinjai Akp Burhan dan berhasil mengamankan pelaku penyalahgunaan narkoba jenis shabu berinisial Ag (15), pelajar, alamat Jl. Agussalim, Kel. Balangnipa, Kec. Sinjai Utara, Kab. Sinjai, Kamis (16/11/17).

Kejadian tersebut berawal saat petugas menerima informasi dari masyarakat bahwa di Jl. cengkeh, Kel. Balangnipa, Kec. Sinjai Utara, Kab. Sinjai sering terjadi transaksi peredaran gelap narkotika sehingga tim operasi bersinar mendatangi tempat tersebut yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Akp Burhan dan ditemukan Ag yang sementara menguasai narkotika jenis shabu satu sachet kemudian dibawa ke Mapolres Sinjai untuk pengusutan lebih lanjut.

Saat ini pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Mapolres Sinjai guna penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Kepala Subdirektorat Lingkungan Pendidikan BNN Agus Sutanto sekitar 27,32 persen pengguna narkoba di Indonesia berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Angka tersebut kemungkinan meningkat kembali karena beredarnya sejumlah narkotika jenis baru.

Data tersebut didapat dari penelitian Puslitkes Universitas Indonesia (UI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2016 lalu. “(Hasil penelitian menyebutkan) pengguna narkoba pelajar dan mahasiswa mencapai 27,32 persen.

Penggunan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa, disebabkan usia mereka yang labil dan mudah dipengaruhi. Di mana menurut Agus awalnya mereka hanya mencoba-coba hingga akhirnya menjadi pemakai teratur atau aktif dan kecanduan.

Penggunaan narkoba di kalangan pelajar di indikasikan akan mengalami peningkatan karena maraknya narkotika jenis baru. Peredaran narkoba jenis baru ini menyasar ke kalangan pelajar dan mahasiswa.

Saat ini di dunia diperkirakan terdapat sebanyak 200 narkotika jenis baru. Dari jumlah tersebut, yang sudah terdeteksi beredar di Indonesia mencapai sebanyak 68 jenis narkoba.

Sebanyak 60 narkoba baru sudah masuk Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) dan Undang-Undang Narkotika, Sementara itu sebanyak delapan jenis narkoba baru lainnya belum masuk kedalam ketentuan tersebut.

Penulis : Taufik

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password