Operasi Bersinar di Gowa, Polisi Tangkap Pelaku Narkoba Dikediamannya

Artikel, Operasi Bersinar di Gowa, Polisi Tangkap Pelaku Narkoba Dikediamannya

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Satuan Narkoba Polres Gowa berhasil membekuk seorang pria yang diduga pelaku penyalahgunaan narkoba di Jalan Yusuf Bauty, Kelurahan Pacinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Rabu (15/11/17) sore.

Pelaku bernama Adam (42), pekerjaan swasta, tercatat sebagai warga BTN Gowa Sarana Indah, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kab. Gowa. Ia ditangkap sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/A/XI/2017/Sulsel/Res Gowa, tanggal 15 November 2017.

Penangkapan tersebut berawal saat Satuan Narkoba Polres Gowa mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya aktivitas mencurigakan di BTN Gowa Sarana Indah, bersamaan dengan itu Polres Gowa mengggelar Operasi Bersinar (Berantas Sindikat Narkotika).

Sat Narkoba Polres Gowa dipimpin oleh Ipda A Imran Hamid melakukan penangkapan dan penggeledahan dirumah pelaku. Dari hasil pemeriksaan pelaku mengakui jika barang bukti narkoba adalah miliknya.

Berikut beberapa barang bukti yang disita petugas yaitu,

2 (dua) sachet plastik bening masing masing berisi 4 (empat) sachet kristal bening diduga narkotika gol I jenis shabu.  Jumlah 8 sachet berisi kristal bening diduga narkotika gol. I jenis shabu.

1 (satu) buah pembungkus rokok merk Sampoerna Mild yang didalamnya terdapat 5 sachet plastik bekas pakai, dan 1 buah sendok shabu yang terbuat dari pipet plastik.

1 (satu) kotak berwarna coklat yang didalamnya terdapat 1buah korek api, 2 buah pirex kaca, 1 buah penutup botol mineral yang pada bagian atasnya terdapat 2 lubang dan 2 pipet plastik,  dan 1 ball sachet plastik berukuran kecil yang digunakan untuk mengemas narkotika gol I jenis shabu dan 1 ( satu) unit hp merk samsung berwarna putih.

Selanjutnya pelaku bersama barang bukti diamankan di Mako Polres Gowa guna proses hukum lebih lanjut.

Sikap tegas Pemerintah Indonesia untuk melawan narkoba, disikapi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian beberapa waktu lalu. Jenderal Polisi Tito Carnavian menegaskan, pihak kepolisian tidak main-main dalam mengungkap peredaran narkoba di Indonesia. Bahkan, Kapolri ini menyatakan pihaknya tak segan-segan menembak mati bandar narkoba asing yang berani masuk ke Indonesia.

Begitu seriusnya ancaman narkoba yang dapat merusak keberlangsungan hidup generasi muda, maka aparat Polri diminta bersikap tegas terhadap pelaku narkoba. Kapolri mewarning akan melakukan evaluasi terhadap jajarannya yang minim dalam mengungkapkan peredaran narkoba.

Orang nomor satu di tubuh Polri ini menginstruksikan kepada jajaran kepolisian agar tidak takut meringkus bandar narkoba, termasuk juga bandar asing yang masuk ke Indonesia ini. Kepada bandar narkoba, Tito berpesan untuk tidak main-main di Indonesia. Dia bahkan mengancam para bandar narkoba akan berakhir di kamar jenazah jika berani bermain-main.

Dampak bahaya penyalahgunaan narkoba sendiri  bisa berdampak bagi fisik, psikologis dan dampak sosial ekonomi.

Dampak fisik yang ditimbulkan antara lain : gangguan pada sistem saraf (neorologis), kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan saraf tepi, gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler), infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah, gangguan pada kulit (dermatologis), penanahan, bekas suntikan dan alergi, gangguan pada paru-paru (pulmoner), penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, penggesaran jaringan paru-paru, pengumpulan benda asing yang terhirup, dapat terinfeksi virus HIV dan AIDS, akibat pemakain jarum suntik secara bersama-sama.

Dampak psikologis, antara lain berfikir tidak normal, berperasaan cemas, tubuh membutuhkan jumlah tertentu untuk menimbulkan efek yang diinginkan, ketergantungan/selalu membutuhkan obat.

Sedang dampak sosial dan ekonomi yakni : selalu merugikan masyarakat baik ekonomi, sosial, kesehatan dan hukum.

Penulis : Taufik

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password