Kapolres Bolmong Ajak Stakeholders Cari Solusi Atasi Persoalan PETI

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Berlangsungnya aktivitas PETI (Pertambangan Tanpa Izin) di wilayah Bolaang Mongondow (Bolmong) Raya selama bertahun-tahun, terus menjadi polemik di kalangan para pemerhati lingkungan.

Sorotan tajam dan desakan agar aktivitas PETI di beberapa titik seperti Blok Bakan, Tanoyan, hutan Dumoga, Lanut dan lokasi lainnya ditutup pun santer disuarakan, karena mencemari lingkungan dan merusak kawasan hutan.

Terkait hal tersebut, Kapolres Bolmong, AKBP Gani Siahaan sangat mendukung penutupan aktivitas PETI, dengan catatan harus dicari dahulu solusinya.

“Saya dukung penutupan PETI. Namanya juga illegal. Tapi sebelum penutupan PETI, cari solusi dulu. Karena akan ada dampak sosial yang bakal terjadi. Pemerintah daerah harus terlibat,” ujar Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKP Hanny Lukas, Senin (13/11/2017).

Pihak kepolisian, lanjutnya, akan menyiapkan kekuatan personel untuk mengawal penutupan aktivitas PETI di seluruh wilayah Bolmong Raya. “Namun semua harus didahului dengan sosialisasi, agar tidak menimbulkan masalah baru,” terangnya.

Adanya wacana lokasi tersebut dijadikan WPR (Wilayah Pertambangan Rakyat), Kapolres menilai hal ini sangat tepat. Menurutnya, usulan lokasi PETI dijadikan WPR merupakan salah satu solusi. “Karena kegiatan PETI tersebut berkaitan dengan pendapatan dan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ditambahkan Kapolres, upaya mencari penyelesaian PETI sebagai bentuk pemenuhan tanggung jawab negara dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Untuk itu, sambungnya, sebaiknya para pengelola PETI mengusulkan kepada pemerintah daerah terkait diadakannya WPR, yakni kegiatan pertambangan rakyat dengan izin alias resmi.

“Dengan adanya WPR, maka pertambangan yang dilakukan oleh rakyat menjadi resmi. Dengan demikian masyarakat memperoleh manfaat ekonomi berupa lapangan pekerjaan dan penghasilan, demikian juga pemerintah daerah memperoleh tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkas Kapolres.

Penulis: Rully
Editor: Alfian
Publish: Rony

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password