Terlibat Geng Motor dan Kriminalitas, Polda Bali Bersama Imigrasi Cekal Tiga WN Australia Masuk Bali

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum mengawal dua warga negara asing yang dicekal Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai. Barbour Scott James (23) dan Albert Fonaciari Troy (34) ditolak kedatangannya karena masuk dalam daftar Australian Federal Police (AFP) karena memiliki banyak catatan kriminal.

WhatsApp Image 2017-11-10 at 22.46.02Bersama pihak Imigrasi, sejumlah petugas Ditreskrimum Polda Bali menjemput James dan Troy yang tiba di Bandara pada Jumat (10/11) sekitar pukul 15.30 Wita dari Sydney, Australia dengan menggunakan pesawat Virgin Australia nomor penerbangan VA33 dengan tujuan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Setibanya di terminal internasional, kedua WN Aussie tersebut kemudian digiring ke Kantor Imigrasi Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai. Selama di bandara, mereka dikawal ketat personel Ditreskrimum Polda Bali bersama Tim Sabata Polda Bali.

Pada sekitar pukul 16.30 Wita, kedua orang yang masuk dalam daftar cekal ini kemudian diatur jadwal kepulangannya kembali ke negara asalnya. Setelah itu, petugas Polda Bali mengawal ketat James dan Troy menuju pesawat Garuda GA 714 untuk kembali ke negara asalnya, Sydney, Australia.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol Drs. Sang Made Mahendra Jaya menjelaskan James dan Troy adalah warga negara asing asal Australia yang terlibat banyak kasus kriminal di negaranya dan masuk dalam daftar pencekalan. Kata dia, menurut Australia Federal Police (AFP), kedatangan mereka sendiri diisukan untuk menghadiri event terkait dengan genk motor.

“Menurut AFP, mereka akan ada event berkaitan dengan genk motor sehingga sebelum masuk ke Bali, kita cegah karena berdasarkan list dari AFP catatan kriminalnya banyak,” jelasnya didampingi Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali, AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.

Kombes Pol. Sang Mahendra Jaya menegaskan proses deportasi yang berlangsung sejak sore tadi berjalan dengan lancar dan aman. “Kami sudah membackup Imigrasi terhadap warga negara asing yang masuk dalam daftar AFP. Giat pengamanan deportasi berjalan dengan aman dan lancar,” tandasnya. Kedua warga negara asing tersebut dideportasi kembali ke Australia pada pukul 22.25 Wita.

Sementara AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K. menambahkan, hal yang sama juga menimpa Kosh Radford (39) WN Australia. Ia dicekal masuk ke wilayah Bali pada Rabu (8/11) lalu oleh pihak Imigrasi lantaran masuk daftar geng motor terindikasi terlibat dalam kejahatan.

“Hingga saat ini sudah tiga orang yang sudah dicekal dan dikembalikan ke negaranya, Australia. Ini terungkap karena adanya kerjasama AFP dengan INP (Indonesia National Police) dan Imigrasi terhadap warga negara Australia yang merupakan Genk Motor Pink. Pengawasan terhadap anggota geng motor Australia masuk ke Bali, akan terus dilakukan,” imbuh Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali.

Penulis  : I Ketut Bina Wartawan

Editor    : Alfin

Publish  : I Putu Suwardhana.M

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password