Polisi Bekuk 4 Pelaku Pengeroyokan Pelajar, Gara-gara Perempuan

Tribratanews.polri.go.id – Polres Kediri Kota, Insiden tewasnya pelajar hampir saja terulang di Kota Kediri. Dipicu hal yang sama yaitu percintaan remaja. MI, 14, pelajar asal Kecamatan Banyakan dikeroyok oleh empat pemuda yang rata-rata umurnya belasan tahun.

 

Pengeroyokan ini terjadi di sekitar Bong Cino Lingkungan Lebaktumpang, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto. Akibat kejadian ini MI mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya.

MI dikeroyok empat pelaku, Selasa (12/7). Mereka adalah HV, 16, pengamen asal Kecamatan Kota Kediri; Delta Agin, 23, mahasiswa asal Desa Kraton, Kecamatan Mojo. Serta dua pelajar yang berasal dari Kecamatan Mojoroto yaitu AM, 16, dan MI, 16. “Keempat pelaku telah kami amankan,” ujar Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar.

Kejadian pengeroyokan itu bermula Senin (11/7) MI mendapatkan SMS dari nomor yang tidak ia kenal dan mengaku sebagai M, gadis yang merupakan pacar dari AM.

Pesan tersebut menyuruh MI untuk datang ke daerah Bong Cino, hingga malam, MI sampai di Bong Cino dan di tengah jalan dia dihadang oleh empat pelaku yang salah satunya yaitu AM mengaku sebagai pacar M. “Korban lalu diajak minum minuman keras, tapi menolak,” terang perwira berpangkat balok tiga ini.

 

Karena penolakan itu, dan juga dipicu dengan dendam cinta monyet karena MI mendekati pacar AM, tiba-tiba MI dipukul dari belakang hingga terjatuh. Tak lama kemudian, tiga teman AM ikut melakukan pengeroyokan itu. “Karena pengeroyokan itu, korban langsung melaporkan kejadian ini ke kami,” ungkap Anwar.

Mendapat laporan tersebut, polisi langsung bergerak memburu pelaku. Akhirnya keempatnya berhasil dibekuk petugas di rumah masing-masing. Hingga kemarin siang, polisi masih terus melakukan pemeriksaan terhadap keempat pelaku. Akibat perbuatannya, keempatnya kini harus mendekam di tahanan Mapolres Kediri Kota. Perbuatannya dijerat dengan pasal 80 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Kasus ini masih dalam penyelidikan kami,” tegas Anwar- DIDIK (Res Kdr Kota)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password