Aiptu H Farizal, Anggota Polres OKI Yang Membangun Pondok Pesantren Dengan Dana Sendiri

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sumsel. Seorang anggota kepolisian berpangkat Aiptu sekaligus pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Sakinah ini terharu atas apresiasi dan pujian dari Kapolres OKI AKBP Ade Harianto,SH.MH. Bahkan, sang Kapolres mau datang langsung mengunjungi pondok pesantren yang dirintisnya sejak tahun 2007 silam.

Terlebih lagi, kedatangan Kapolres beserta pejabat utama Polres OKI ini rupanya bertepatan dengan peringatan hari lahir pria berusia 53 tahun tersebut, sekaligus membawa kabar baik karena Aiptu H Farizal yang kini bertugas di Polsek Pedamaran sebagai Kepala Seksi Umum (Kasium), ternyata dinyatakan lulus seleksi Perwira Alih Golongan Polri tahun 2017 sehingga menjadi calon perwira.

Kedatangan Kapolres OKI AKBP Ade Harianto, SH.MH pun bukan tak beralasan, lantaran beliau merasa bangga atas akhlak mulia yang dimiliki oleh Aiptu H Farizal yang telah membangun sebuah pondok pesantren di Dusun 10 Tulung Sawo Desa Pulau Geronggang Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan.

Betapa tidak, bangunan yang diperuntukkan demi kepentingan masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu itu, ternyata didirikan oleh Aiptu H Farizal diawali dengan menggunakan dana hasil menjual harta benda pribadi serta atas dukungan keluarganya.

Menurut Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH, Kamis (9/11/2017), di sela kunjungannya di Pondok Pesantren Raudhatul Sakinah, bahwa pemikiran Aiptu Farizal cukup luas dan jauh ke depan. Karena bertujuan meningkatkan akhlak masyarakat dan pendidikan.

“Tak semua orang punya tujuan mulia seperti itu. Jadi kami sangat bangga dan berharap agar masyarakat sekitar bisa terus maju serta memiliki akhlak yang mulia,” ungkap Kapolres.

Kades Pulau Geronggang, Syamsul Bahri pun menambahkan, bahwa masyarakat sekitar juga sangat mendukung berdirinya pondok pesantren tersebut.

“Masyarakat juga secara swadaya ikut membangun. Kami juga bangga memiliki sosok polisi seperti pak Aiptu Farizal,” tukasnya.

Sementara itu, Aiptu H Farizal menuturkan bahwa niatan membangun pondok pesantren yang kemudian diberi nama Raudhatul Sakinah, saat dirinya bertugas sebagai anggota Bhabinkamtibmas dan Kapospol Kayulabu Kecamatan Pedamaran Timur pada tahun 1994.

“Saat itu saya sebagai Kapospol membawahi enam desa. Saya berkeliling, angka kriminalitas pencurian dan perampokan cukup tinggi. Ditambah banyak anak- anak yang putus sekolah lantaran tidak ada biaya karena rendahnya ekonomi,” katanya.

Dari tabungannya dan dukungan pihak keluarga, katanya lagi, lalu saya membeli tanah warga dengan luas sekitar 5.45 ha yaitu pada tahun 2007.

“Saat itu langsung dilakukan peletakan batu pertama untuk membangun masjid,” ujarnya.

Namun karena terkendala biaya, masih katanya, selama tiga tahun peletakan batu pertama seperti tiada arti. Rumput ilalang mulai tinggi, dan pondok pesantren yang didambakan belum dibangun.

“Karena ada yang merasa lokasinya tidak strategis dan jauh serta masih hutan belantara,” tuturnya. Sehingga, bersama sang istri, lanjutnya, ia lalu menjual perhiasan miliknya dan mulai membangun masjid.

“Waktu itu mulai membangun tahun 2010, dananya yang ada awalnya Rp 6 juta dari hasil jual perhiasan. Namun warga lainnya ikut membantu dan masjid akhirnya dibangun,” ungkapnya.

Melihat warga mulai ramai membantu, dilanjutkannya lagi, ia kembali menjualkan hartanya atas dukungan sang istri. Lalu mulai membangun pondokan dan kantor. Ditambah lagi dukungan dari perusahaan PT Sampoerna Agro, hingga berhasil dibangun ruang kelas.

“Tahun 2010 pondok pesantren ini diresmikan. Kami menerima murid dari tingkat ibtidaiyah, tsanawiyah dan diniyah,” ujarnya.

Ditambahkannya, para santri yang diterima juga dari kalangan tidak mampu. Bukan hanya anak kecil, bahkan orang tua, yang ingin ikut sekolah juga diterima. Tak hanya itu, para bapak- bapak dan ibu- ibu yang ingin belajar agama juga diterima, termasuk pecandu narkoba yang telah tobat.

“Orang yang tak mampu bisa mengikuti kejar paket, bahkan dibantu hingga kuliah,” pungkas Aiptu H Farizal.

Penulis  : Ilham (WAP45)
Editor    : Alfian

Publish  : Ilham (WAP45)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password