Coba Kabur, DPO Pelaku Curnak Dihadiahi Timah Panas

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Bone kembali ditangkap Polisi di Desa Wollangi, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulsel, Senin (6/11/17) sekitar pukul 23.30 Wita.

Pelaku yang diketahui bernama Mustakim alias Taking (37) dibekuk tak jauh dari kediamannya oleh anggota Reserse Mobile (Resmob) Polres Bone dipimpin oleh Ipda Bambang Supriadi.

Dihadapan Polisi Mustakim mengaku telah melakukan pencurian sapi di dua TKP yaitu di Desa Samaelo, Kecamatan Barebbo sebanyak empat ekor sapi dan di Desa Tanete Buang, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone sebanyak satu ekor sapi.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Hardjoko, SH mengatakan pelaku ditangkap dari hasil pengembangan rekannya yang saat ini tengah menjalani hukuman di Lapas IIA Watampone. Namun berhasil kabur hingga ke negeri Jiran Malaysia.

“Anggota telah berusaha melakukan penangkapan terhadap pelaku namun pelaku berhasil kabur ke Malaysia,” kata Kasat Reskrim.

Penangkapan berawal dari hasil penyelidikan aparat Kepolisian bahwa pelaku tengah berada di kampungnya setelah tiga tahun hijrah ke Malaysia, maka anggota langsung bergerak dan berhasil mengamankan pelaku.

Saat diamankan pelaku memberontak dan mencoba melarikan diri sehingga petugas melakukan tembakan peringatan ke udara tiga kali namun tidak dihiraukan membuat aparat berpakaian preman tersebut mengambil tindakan tegas dengan tembakan terukur di bagian kaki dan pelaku tersungkur ke tanah.

Mustakim yang menderita luka tembak lalu dilarikan ke Rumah Sakit Tenriawaru Watampone dan selanjutnya digiring ke Mapolres Bone untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Semakin maraknya kasus pencurian ternak membuat masyarakat menjadi resah, pelaku pencurian ternak bukan lagi pelaku yang amatir bahkan ada pelaku yang memang sudah menjadi spesialis curi ternak, sehingga dengan mengetahui faktor- faktor pencurian ternak kita dapat mengetahui apa yang menjadi penyebabnya dan dapat mengetahui penanggulangannya.

Faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana pencurian ternak diantaranya faktor ekonomi, faktor niat dan kesempatan, faktor karena mudah diperjual belikan, faktor TKP karena mudah dimasuki oleh pelaku dan faktor pelaku yang sudah menjadi profesi khusus atau spesialis curi ternak.

Untuk mencegah pencurian hewan peliharaan, Anda harus waspada. Ada hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga hewan peliharaan anda aman. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan.

1.Pastikan bahwa hewan peliharaan terdaftar dan berlisensi.

2.Tinggal dilingkungan yang aman.

3.Jangan pernah meninggalkan tanpa pengawasan hewan peliharaan Anda.

4.Beritahu petugas keamanan atau petugas penegak hukum segera setelah anda menyadari hewan peliharaan anda hilang.

5.Tetap waspada dan menjaga pengawasan yang ketat pada hewan anda.

Penulis : Harmeno

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password