Hari Kelima Operasi Zebra Kieraha 2017, Polres Jajaran dan Polda Malut Jaring 2.354 Kendaraan

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Sebanyak 2.354 pelanggaran lalulintas di jalan raya berhasil di jaring Direktorat lalulintas (Ditlantas) Polda Maluku Utara (Malut) pada hari ke lima pelaksanaan operasi zebra kieraha 2017 yang berlangsung kemarin, Minggu (5/11/2017) kemarin.

Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Malut, AKBP Muji Ediyanto melalui Kabag Ops Ditlantas Polda Malut, AKBP Adnan Hanafi mengatakan, 2.354 kendaraan yang terjaring selama operasi zebra berlangsung tersebut merupakan hasil laporan di seluruh polres jajaran dan polda yang ada di Malut.

“Dari 2.354 kendaraan yang terjaring selama operasi zebra berlangsung tersebut tingkat pelanggaran yang paling tinggi yakni pelanggaran helm dan menyusul pelanggaran administrasi,” ungkapnya.

Menurutnya dari 9 Polres di 10 Kabupaten dan Kota yang ada di Maluku Utara tersebut jumlah pelanggaran untuk hari kelima kemarin paling tingggi ada di Polres Ternate dengan jumlah 103 pelanggaran dan posisi ke dua ada di Polda Malut dengan jumlah 95 pelanggaran.

“Kalau untuk hari kelima kemarin, polres Tidore sebanyak 21 pelanggaran, Halut 41 pelanggaran, Halbar 17 pelanggaran, Halsel 21 pelanggaran, Halteng 25 pelanggaran, haltim 66 pelanggaran, Sula 11 pelanggaran, Morotai 15 pelanggaran, Ternate 103 pelanggaran dan Polda 95 pelanggaran,” akunya.

Ditambahkan, untuk data operasi hari pertama hingga hari kelima yang dilaksanakan Polda maupun Polres jajaran sebanyak mengeluarkan surat tilang sebanyak 1823 sementara untuk teguran sebanyak 551.

“Dari hari pertama hingga hari kelima jika di bandingkan dengan tahun 2016 lalu jumlah pelanggaranya meningkat bisa mencapai 100 persen, sebab hari ke lima di tahun ini sebanyak 2.354 sementara di tahun 2016 kemarin hanya 1005 pelanggaran saja,” tututrnya.

Atas nama Dirlantas Polda Malut dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat di wilayah hukum Polda Malut, agar tetap utamakan keselamatan berlalu lintas ketika berada di jalan raya, sebab satu pelanggaran yang terjadi, bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kepada seluruh pengendara baik roda dua maupun roda empat mari kita lebih tingkatkan lagi kesadaran berlalu lintas, jangan tertib pada saat ada polisinya saja, tapi tertiblah karena aturan, jangan pernah takut kepada polisi karena polisi adalah pelayan masyarakat tapi takutlah kepada aturan,” harapnya

 

Penulis             : Wanto Batjan

Editor              : Alfian Nur

Publish            : Mandala

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password