Hari Kelima Operasi Pekat, Polda Malut Ungkap Kasus Menonjol dan Ribuan Miras

Tribratanews.polriu.go.id – Polda Maluku Utara, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) berhasil mengungkap beberapa kasus menonjol yang tejadi selama Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Kieraha 2017 dalam menghadapi hari raya Natal dan tahun baru 2018.

“Sampai hari kelima kemarin, tim Ops Pekat berhasil mengungkap kasus premanisme, judi, miras prostitusi dan narkoba serta beberapa kasus menjol lainya,” ungkap Karo Ops Polda Malut, Kombes Pol Juwari S.H.,M.H

Karo Ops menambahkan, untuk kasus judi toto gelap (Togel) yang diamankan selama operasi pekat berlangsung, tim langsung menyerahkan ke Ditreskrimum Polda Malut untuk melakukan pengembangan, sementara untuk kasus narkoba langsung di tangani Ditresnarkoba dan beberapa kasus lainya di tangani oleh Polres Ternate.

“Kalau untuk tersangka judi togel hanya satu dan itu adalah perempuan, kasus itu sudah ditangani Krimum,” akunya.

Disentil terkait dengan penangkapan salah satu polisi gadungan, kata Karo ops, untuk penangkapan kasus polisi gadungan tersebut tidak masuk dalam operasi pekat.

“Meski tidak masuk target tapi kasus itu tetap ditindaklanjuti,” tegasnya.

Untuk operasi pekat kieraha 2017 ini kata dia, yang paling menonjol adalah kasus peredaran miras, sebab seluruh jajaran polres yang ada di wilayah hukum Polda Malut paling banyak menyita miras berjenis cap tikus.

“Miras ini semua dapat dan banyak paling banyak sekali, bahkan kalau bisa di taksir miras itu bisa sampai ribuan kantong,” tuturnya.

Menurut Kombes Pol Juwari, operasi pekat tahun 2017 yang dilaksanakan ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2016 lalu, sebab di tahun ini oeparasi pekat yang dilaksanakan memiliki banyak sasaran operasi.

“Peningkatan pengunakapan kasus itu tergantung dari banyaknya aktivitas operasi, karena semakin banyak razia semakin banyak yang di amankan,” cetusnya.

Untuk jumlah personil yang dilibatkan dalam operasi pekat 2017 ini, khusus untuk Polda sebanyak 54 personil, dan satuan Polres sebanyak 40 lebih personil dengan jumlah 424 personil secara keseluruhan yang ada di Polda maupun Polres jajaran.

“Dengan adanya operasi pekat yang dilaksanakan selama 20 hari ini, kita berharap, masyarakat di seluruh Malut bisa merasa aman dan terganggu dengan adanya berbagai kasus yang bisa mengganggu akivitas masyarakat,” pungkasnya.

 

Penulis             : Didi

Editor              : Alfian Nur

Publish            : Mandala

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password