Mengaku Sebagai Polisi, Pria Ini Bawa Lari Sebuah Mobil

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Resmob Polres Bone menangkap seorang sopir bernama Nasir Tahir alias Aco (41) di Desa Benggaulu, Kecamatan Dapurang, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat, Jumat (05/11/17) sekitar pukul 02.30 Wita.

Supir mobil ini dibekuk lantaran membawa kabur mobil jenis Toyota LGX milik Basri dengan mengaku sebagai anggota Intel.

Kejadian bermula tanggal 24 Oktober 2017, di Dusun Palakka Desa Walimpong Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Aco meminjam mobil milik korban dengan alasan akan menjenguk keluarganya yang sedang sakit. Untuk meyakini korbannya, Aco mengaku anggota Intel Polda Sulsel.

Aco diketahui mengaku sebagai anggota polisi untuk memuluskan aksinya dalam melakukan tindak pidana penipuan dengan bermodalkan baju kaos Polri dan korek api berbentuk senjata api.

Kasat Reskrim Polres Bone Akp Hardjoko mengatakan, penangkapan bermula dari upaya penyelidikan anggota dan hasil kerjasama dengan Polisi setempat di Mamuju Utara.

“Dari hasil penyelidikan, pelaku akhirnya diketahui berada di daerah Mamuju Utara, sehingga unit Resmob bekerja sama dengan Polsek Sarudu Polres Mamuju Utara berhasil menangkap pelaku,” kata Hardjoko.

Dari tangan pelaku, lanjut Kasat Reskrim, anggota menyita barang bukti berupa satu unit mobil kijang LGX warna biru tua bernomor polisi DD 1394 MN dan satu buah korek berbentuk senjata revolver.

“Pelaku saat ini tengah berada di Polres Bone guna menjalani penyidikan lebih lanjut,” tutup Kasat Reskrim.

Maraknya kasus penipuan membuat kita harus berhati-hati. Para penipu melancarkan aksinya dengan berbagai cara, ada yang melalui sms, jual beli hingga berhadapan langsung.

Adapun beberapa faktor penyebab seseorang menjadi penipu, antara lain :

  1. Kesulitan finansial atau terdesak kebutuhan ekonomi
  2. Keinginan cepat kaya dengan cara instant
  3. Gaya hidup yang mewah
  4. Penyimpangan perilaku karena trauma masa kecil/kurang bahagia di masa kecil
  5. Gangguan psikologis (sudah tidak memiliki hati nurani)
  6. Karena ada kesempatan (peluang)

Didalam Islam berbohong adalah perbuatan yang haram, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang menipu, maka ia tidak termasuk golongan kami. Orang yang berbuat makar dan pengelabuan, tempatnya di neraka” (HR. Ibnu Hibban 2: 326. Hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani dalam Ash Shahihah no. 1058).

Penulis : Marwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password