Ini Alasan Tersangka Membunuh Debt Collector di Bandar Lampung

Tribratanew.polri.go.id – Polda Lampung. Kekesalan yang menumpuk menjadi motif yang mendasari tersangka kasus penganiayaan berujung kematian debt collector external Mandiri Tunas Finance (MTF) Indra Yana (45), Ali Imron (58), menusuk tubuh korban dengan pisau. “Menurut keterangan tersangka memang sebelumnya sudah tiga kali si korban mencoba ambil motor tersangka. Setiap hendak diambil, tersangka selalu menanyakan surat tugas dan identitas korban. Namun korban tidak bisa menunjukkan surat yang diminta tersangka, ” kata Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Harto Agung C, S.Ik dalam ekspos kasus tersebut di Mapolresta, Kamis 2 November 2017.

Baca juga : Pembunuh Debt Colektor di Bandar Lampung Akhirnya Menyerahkan Diri

Tersangka juga kesal karena korban dan rekannya (Hendra) selalu berusaha mengambil motor Honda Beat Pop kredit tersebut saat sedang dipakai dijalan raya. Korban tidak pernah mau mengambil motor yang angsuran kreditnya menunggak sejak November 2016 tersebut langsung dirumah tersangka walaupun sudah diminta tersangka. ” Tersangka makin kesal saat kejadian Senin 30 Oktober 2017 kemarin, tersangka sedang bersama istrinya tiba-tiba dihentikan ditengah jalan. Mereka cekcok. Lalu rekan korban yakni saksi Hendra sempat melarikan motor tersangka yang memicu tersangka meneriaki korban dan saksi Hendra sebagai maling. Korban marah disebut maling lalu memukul tersangka yang dibalas tersangka dengan penusukan,” lanjut Harto yang didampingi Kanitreskrim Polsek Tanjung Karang Barat Aiptu Rahmat.

Melihat korban tergeletak bersimbah darah, tersangka warga Jalan Wortel – Kemiling ini berlari menuju Terminal Kemiling lalu naik bis ke Metro. Semalam disana sebelum keesokan harinya menyerahkan diri ke Mapolresta Bandar Lampung (*).

Penulis : Wahyudi/tim
Editor   : Alfian Nur
Publish : Yudi ZLD

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password