Jadi Pemasok Miras, Remaja Asal Maros Ditangkap Polisi di Makassar

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Komitmen Polrestabes Makassar beserta jajaran untuk memberantas minuman keras (Miras) kembali dibuktikan, kali ini Opsnal Polsek Biringkanaya berhasil menangkap pemasok minuman keras jenis (Ballo), Kamis (02/11/17).

Opsnal Polsek biringkanaya yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Syaharuddin mengamankan seorang lelaki inisial EL (17) warga Kabupaten Maros.

Berawal pada saat unit Opsnal melaksanakan patroli di wilayah hukum Polsek biringkanya mendapatkan seorang yang sedang membawa minuman keras jenis ballo sebanyak 1 karung di perkirakan 70 liter di jalan Poros Kodam 3 Paccerakang dengan menggunakan sepeda motor merk Yamaha Mio.

Selanjutnya pelaku bersama barang bukti di amankan guna penyidiakan lebih lanjut.

Ada puluhan ribu kasus miras. Tiap hari ada saja pemberitaan orang mabuk melakukan kejahatan kriminalitas lainnya.

Kalau dari sisi kesehatan sudah tidak usah diperdebatan lagi. WHO menyebutkan, mengonsumsi miras menyebabkan lebih dari 200 masalah kesehatan. Termasuk sirosis hati dan beberapa jenis kanker.

Sementara US National Criminal Victimization Survey (1991) menemukan lebih dari ¼ kejahatan kekerasan terjadi di bawah pengaruh miras. Akibat miras memiliki pengaruh besar terhadap terjadinya pembunuhan.

Didalam Islam minuman ini adalah haram, bahkan dapat dikata, khamar (Miras) adalah biangnya kerusakan lainnya. Allah Ta’alaberfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah rijsun termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (QS. Al Ma-idah: 90-91)

Selain itu pelaku miras diancam laknat oleh Allah, dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Allah melaknat khamar, orang yang meminumnya, orang yang menuangkannya,penjualnya, pembelinya, orang yang memerasnya, orang yang mengambil hasil perasannya, orang yang mengantarnya dan orang yang meminta diantarkan.” (HR. Abu Daud, no. 3674; Ibnu Majah no. 3380. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut shahih. Lihat Shahih At-Targhib wa At-Tarhibno. 2356)

Maksud khamar itu dilaknat oleh Allah, agar setiap orang menjauhi minuman haram tersebut. Bisa pula yang dimaksudkan dengan “Allah melaknat khamar” adalah melaknat memakan hasil upah dari penjualan khamar.  (‘Aun Al-Ma’bud, 10: 86)

Penulis : Bara

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password