Tiga Pelaku Curanmor yang Meresahkan Warga Makasaar Akhirnya Ditangkap Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Tim khusus (Timsus) Polda Sulsel dipimpin Ipda Artenius MB berhasil mengamankan 3 orang lelaki yang diduga merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah Kec. Biringkanaya dan Tamalanrea Kota Makassar, Rabu (01/11/17).

Ketiga pelaku yang diamankan berinisial MA alias Alwi (21), ND alias Udin (20) dan FAS alias Adi Bolong (17), ketiganya tercatat sebagai warga Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanayya, Kota Makassar.

Penangkapan ketiga pelaku berdasarkan dua laporan polisi yakni LP/253/X/2017/Restabes Makassar/Sek Biringkanaya tanggal 20 Oktober 2017 dan LP/1245/XI/2017/Restabes Makassar/Sek Tamalanrea tanggal 1 November 2017.

Operasi penangkapan berawal dari informasi salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya bahwa salah seorang pelaku bernama Alwi pernah melakukan penjualan sepeda motor tanpa dilengkapi dengan surat-surat kemudian personil bergerak dan berhasil mengamankan lelaki tersebut di Kompleks Pasar Daya.

Setelah dilakukan interogasi, pelaku membenarkan bahwa pernah melakukan pencurian sepeda motor bersama Udin, tim kemudian bergerak ke rumah Udin di Kampung Pondok Sawah dan berhasil mengamankan lelaki tersebut beserta sepeda motor Honda Beat warna hitam yang dipakai melakukan pencurian sepeda motor di perumahan BTP.

Dari lokasi turut diamankan pula alat yang meneyerupai kunci T yang dipakai pelaku melakukan pencurian sepeda motor.

Timsus kembali melanjutkan pengembangan ketempat persembunyian rekannya yang lain di wilayah Borong dan berhasil mengamankan Adi Bolong dan sepeda motor Yamaha Mil Sporty warna biru yang merupakan hasil dari pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kel. Daya.

Dari penangkapan ketiga pelaku lokasi Timsus mengamankan beberapa barang bukti berupa

 

Selanjutnya Timsus melakukan pengembangan untuk penunjukan TKP (Tempat Kejadian Perkara), namun dalam perjalanan para pelaku berusaha melarikan diri dan melawan petugas.

Anggota lalu mengambil tindakan tegas secara terukur dengan menembak kaki para pelaku. Ketiga pelaku kemudian dilarikan ke RS. Bhayangkara guna mendapat perawatan.

Aksi pencurian kendaraan bermotor makin terbilang nekat melakukan aksi kejahatannya, meskipun di lokasi yang ramai, juga banyak terjadi seperti di areal parkiran. Pelaku berulah dengan cepat, sehingga sulit terlacak oleh pemilik kendaraan. Peralatan mencuri kendaraan bermotor pun semakin canggih.

Penyebab pencurian pun juga beragam dan terkesan banyak juga yang sepele. Ada yang ditaruh di parkiran kemudian raib, lantas ada juga yang diserobot di jalan, bahkan ada juga yang karena sepele seperti karena ditinggal memancing, ditinggal belanja di dasar dan lainnya.

Dengan kondisi semacam itu, maka hal ini memberi sinyal kepada kita semua para pemilik motor untuk lebih ekstra hati-hati dan waspada bahwa pelaku-pelaku pencuri motor mengintai kekayaan motor kita. Bisa jadi, semakin banyaknya motor yang dicuri lantaran jumlah sepeda motor juga bertambah sangat banyak di masyarakat. Maka wajar jika pencurian sepeda motor juga banyak yang memenuhi laporan kantor polisi.

Kita tentu tidak bisa melarang pengetatan kepemilikan sepeda motor di masyarakat. Karena bagaimana pun alat transportasi ini memang dibutuhkan masyarakat untuk kemudahan mobilitas. Namun yang bisa dilakukan adalah memberikan imbauan agar masyarakat pemilik sepeda motor lebih berhati-hati dan waspada. Ketika ditinggal parkir maka harus dipastikan sepeda motor sudah terkunci.

Jangan sampai angka pencurian sepeda motor terus bertambah di masyarakat. Hal itu akan menjadi preseden buruk bagi rasa keamanan masyarakat. Meski sebenarnya penyebab kriminalitas pencurian sepeda motor itu bukan semata-mata karena faktor aparat keamanan tetapi juga karena keteledoran pemilik yang menyebabkan munculnya kesempatan pelaku beraksi.

Untuk itu, kita semua berkewajiban mengeliminasi kasus-kasus pencurian sepeda motor. Tugas terdepan memang ada di pundak aparat kepolisian selaku penjaga keamanan masyarakat. Kita khawatir jika setiap hari masyarakat disuguhi kasus-kasus atau kejadian pencurian sepeda motor maka akan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat akan minimnya rasa aman. Atau setidaknya masyarakat akan berkurang rasa percayanya kepada kinerja aparat kepolisian.

Penulis : Sumarwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password