Konsep Sedekah S3 dan Semangat Juang Polisi Satu ini Bantu Ringankan Sesama

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim – Polres Trenggalek – Kepedulian seorang Brigadir Dedi Mahendra, Bhabinkamtibmas Polsek Bendungan kepada masyarakat seperti tak pernah padam. Lebih dari separuh waktunya ia gunakan untuk bersentuhan dengan warga Desa Surenlor. Sudah tak terhitung inovasi kreatif yang ia ciptakan untuk mengangkat kualitas hidup masyarakat di desa binaannya.

Kali ini sedikit berbeda, menggandeng sebuah komunitas bernama S3 atau Sehari Sedekah Seribu, Brigadir Dedi berupaya agar warga Kecamatan Bendungan khususnya Desa Surenlor dan Sumurup bisa mendapatkan bantuan dari komunitas S3.

Gayung bersambut setelah sebelumnya Brigadir Dedi berkomunikasi dengan pimpinan komunitas Ni Putu Sri Eka Wijayanti yang kebetulan sudah kenal lama karena sama-sama menjadi wali murid di salah satu Paud di Trenggalek. Tak menunggu lama, 13 anggota komunitas S3 pun meluncur ke Desa Surenlor dan Sumurup Bendungan. Sedikitnya 16 orang mendapatkan bantuan berupa sembako dan uang tunai, Minggu (28/10).

“S3 adalah sebuah komunitas ibu-ibu Trenggalek yang sangat konsisten bersedekah seribu rupiah perhari. Nah dana yang terkumpul inilah kemudian diserahkan kepada masyarakat. Kebetulan wilayah Bendungan belum tersentuh. Jadi pas banget momennya” jelas Brigadir Dedi.

Sebagai seorang Bhabinkamtibmas di daerah pegunungan yang sering melihat langsung kondisi di lapangan, sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh komunitas S3. Bantuan yang diberikan sangat berarti dan dirasakan betul oleh warga.

Terinspirasi dari komunitas S3, Bintara Polri yang juga Da`i Kamtibmas terbaik se-Jatim inipun berkeinginan untuk melakukan hal serupa. Tentu dengan mekanisme dan sasaran yang berbeda.

“Dulu pernah kita buat sedekah rombongan, tapi hanya bersifat temporal dan spontan. Jadi ceritanya ada rumah warga yang roboh. Kemudian saya bersama beberapa warga berinisiatif mengkompulir sedekah yang digunakan membangun rumah warga tersebut” ujarnya.

Masih kata Brigadir Dedi, nantinya sedekah rombongan akan diberi nama tersendiri agar lebih dikenal. Tujuannya, konsep ini bisa menjadi pelecut masyarakat untuk turut aktif membantu orang lain melalui sedekah. Selain lebih tersistem, pengelolaan dana sedekahpun dijamin transparan dan akuntabel.

“Sudah ada beberapa usulan alternatif nama menarik. Nantilah. Yang terpenting konsep sedekah ini harus jalan dulu. Dalam pelaksanaannya nanti juga akan melibatkan Kepolisian dan masyarakat. Jadi pahala sedekahnya dapat, Kamtibmasnya juga terjaga” pungkasnya.

Penulis : Ady / Polres Trenggalek Jatim
Editor : Alfian Nur
Publish : Handoko / Polres Trenggalek Jatim

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password