Jumat Barokah Dan Jumat Sedekah Agar Terhindar Dari Musibah

Himbauan KamtibmasTribratanews.polri.go.id- Polres Bukittinggi. Dalam rangka menindaklanjuti program nomor 3 dari program prioritas Kapolri Promoter yaitu “Penanganan kelompok radikal pro kekerasan dan Intoleransi yang lebih optimal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka Polres Bukittinggi melaksanakan beberbagai program yang diharapkan dapat menjadi role model Polri .

Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana, Sik. MH menyampaikan, dalam menggiatkan proram tersebut Polres Bukittinggi menggandeng ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, tokoh masyarakat, dan LSM melalui program Jum’at barokah dan Jum’at sedekah.

Yang dimaksud dengan Jum’at barokah yaitu kegiatan Safari Jum’at yang dilaksanakan oleh Kapolres beserta seluruh perwira dan Bhabinkamtibmas (sesuai daerah binaannya) yang beragama Islam menyebar keseluruh masjid yang ada di wilayah hukum Polres Bukittinggi untuk menyampaikan himbauan kamtibmas, pesan-pesan agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan  bangsa, sebelum masuknya waktu salat Jum’at. Giat ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Jum’at dengan mesjid yang di kunjungi dipilih secara acak dan berpindah-pindah.

Sedangkan untuk program Jum’at sedekah, dimana seluruh anggota Polres Bukittinggi dan jajaran pada saat apel pagi setiap hari Jum’at mengumpulkan infak dan sedekah. Uang yang terkumpul dari hasil infak dan sedekah tersebut pada hari itu juga selesai apel pagi dibelikan sembako dan langsung di sumbangkan ke panti asuhan, panti jompo atau lembaga sosial lainnya yang ada di Kota Bukittinggi dan Agam Timur.

Menurut Arly Jembar Jumhana, peran aktif polri dan seluruh masyarakat sangat penting dalam mendukung program ini, karena paham yang patut diwaspadai itu munculnya dari masyarakat, maka dari itu seluruh pihak harus dirangkul, dan diajak bekerjasama.

“Dengan melaksanakan program Jum’at sedekah secara rutin, diiringi niat yang tulus dan ikhlas semata-mata karena Allah, akan menhindarkan kita semua dari musibah dan bencana. Baik musibah yang didatangkan melalui tangan manusia, maupun musibah yang ditimpakan karena azab Allah kepada umatnya yang lalai dan ingkar”, kata Arly Jembar menambahkan.

“Dalam mengantisipasi paham radikal, pro kekerasan, dan intoleransi, di Sumatera Barat secara umum dan khususnya di Bukittinggi memiliki nilai plus, karena di Minangkabau ini masyarakatnya masih memiliki pranata sosial yang baik, didukung dengan adat istiadat, serta paham agama masyarakat yang kuat.

 Namun demikian perlu juga dioptimalkan pengawasan dilapangan sebagai langkah antisipasi awal,” terangnya.

(Han/Hms)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password