Pembuhunan Sadis Mayat Dijeburkan Sumur Lalu Dicor,Diringkus Tim Jatanras Polda Jatim

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim, Penyidik Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim yang dipimpin oleh Kasubdid Jatanras AKBP Boby Paludin Tambunan kembali menangkap 4 tersangka pembunuh Andi Prawangsa. Dari empat tersangka yang diamankan, dua di antaranya masih anak di bawah umur.

bbbb

Tersangka berinisial DN (23) asal Menyanggong, Kecamatan Taman, Sidoarjo ditangkap di daerah Taman. “Peran DN ini ikut menganiaya korban dan membuang tubuh korban ke sumur tua,” ujar AKBP Boby.

Selama pemeriksaan berlangsung, diketahui ada empat tersangka yang membuang jasad korban ke sumur dan menguruknya dengan bebatuan dan bongkahan bangunan. Keempat tersangka adalah, Abu Dawud dan Gofur (ditangkap lebih dulu), DN dan seorang lagi yang kini masih buron.
“Disini tersangka Dawud sebagai otaknya,” kata AKBP Boby, Senin (30/10/2017).

Dari pemeriksaan juga terungkap, tersangka Abu Dawud juga yang menyiramkan air panas saat korban Andi Prawangsa sudah meninggal dunia. Siraman air panas itu dimaksudkan oleh kelompok ini agar tubuh korban yang sudah meninggal dunia bisa lemas. Namun siraman air panas tidak membuat tubuh korban lemas.

Sementara tersangka berinisial KH ( 28), asal Jombang yang terlibat masalah pembunuhan ternyata meringkuk di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sidoarjo. Tersangka terjerat kasus pencabulan. Munculnya nama KH itu setelah penyidik memeriksa tersangka Abu Dawud. Peran KH adalah ikut menjemput korban Andi Prawangsa di Aloha, Gedangan.

“KH juga ikut memukul korban saat penganiayaan di lahan kosong di Geluran,” kata AKBP Boby.
Sementara dua tersangka yang masih anak-anak dalam peristiwa pembunuhan ini, namanya tidak disebut. Dalihnya masih anak-anak.

“Kedua anak-anak yang terlibat tetap kami proses sesuai hukum yang ada. Keduanya ikut memukuli korban saat peristiwa berlangsung,” tandasnya.

Empat tersangka yang masih buron, sepak terjangnya terus dipantau oleh penyidik. Mereka diperkirakan masih berada di wilayah Jatim. “Identitas empat tersangka sudah ada, tinggal menangkap saja,” lanjutnya.

Tim khusus yang diturunkan untuk mengejar empat buronan ini, nantinya tidak segan-segan melakukan tindakan tegas. Apabila keempat tersangka ini berusaha melarikan diri atau melawan petugas saat ditangkap.

“Kami mengimbau kepada empat tersangka yang belum tertangkap agar segera menyerahkan diri sebelum ditangkap,” tandasnya.

Seperti diketahui pembunuhan sadis ini terungkap setelah ada masyarakat yang memberi tahu ke polisi. Keluarga korban sendiri selama 2 tahun anaknya hilang (November 2015) juga tidak lapor ke polisi. Namun sebelumnya, keluarga korban sempat didatangi Abu Dawud Cs untuk menanyakan keberadaan Andi.
tak lama kemudian, nomor ponsel Andi dihubungi untuk diajak ketemuan oleh Abu Dawud.

Begitu ketemu di Aloha, korban dibonceng naik motor untuk dibawa ke lahan kosong di sebelah barat rumah makan siap saji di Jalan Raya Geluran. Disitu korban dihajar 10 tersangka hingga bajunya dilucuti.
Selain dipukul dengan tangan kosong, tubuh korban juga dilempar dengan bongkahan bangunan dan bebatuan. Kepala korban bagian belakang yang dihantam dengan batu terlihat pecah.

Begitu pula dengan bagian wajah, diantara mata dan hidung juga pecah. Itu terlihat dari tengkorak yang ditemukan petugas saat penggalian sumur. Di lokasi kejadian, ada empat sumur. Setelah ditelusuri ternyata ada empat sumur. Dua sumur masih mengeluarkan air dan kondisinya tidak berbau. Setelah dua sumur lainnya diteliti, salah satunya bagian atas dicor.

Dari kecurigaan itu, sumur dibongkar dan ternyata di bagian dalam penuh dengan bongkahan batu dan gragal. Untuk menggali ini, petugas dibantu masyarakat harus bekerja ekstra karena harus mengambil satu persatu bongkahan yang ada. Setelah menyentuh kedalaman hingga 2,5 meter mulai terlihat selimut warna merah motif kembang.

Setelah digali lagi ditemukan tulang bagian kaki dan tulang lainnya. Diduga kuat, saat korban dibuang bagian kepalanya ditaruh bagian bawah. Setelah itu ditimbun dengan bongkahan yang ada di sekitar lahan kosong.

Penulis : Ice / Mbah

Editor    : Alfian Nur

Publish : Ice

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password