Direktur Reskrimum Polda Bali Pimpin Rapat Anev Ops Sikat Agung-2017

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Pol. Drs. Sang Made Mahendra Jaya selaku Kaopsda didampingi Wadir Reskrimum Polda BaliAKBP Sugeng Sudarso, S.H., S.I.K., M.M. selaku Wakaopsda memimpin rapat anev (analisa dan evaluasi) Ops Sikat Agung-2017 di Ruang Rapat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Senin (30/10/2017). Rapat anev ini dihadiri seluruh Kasatgas dan perwira yang terlibat dalam operasi.

Rapat ini digelar untuk menganalisa dan mengevaluasi seluruh kegiatan Ops Sikat Agung, sehingga dinamika operasi dapat berjalan dengan optimal, efektif dan efisien. Tidak hanya itu, anev juga membahas tentang hambatan dan kekurangan selama kegiatan, mulai dari aspek personel, material dan metode selama Ops Sikat Agung berlangsung.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 Wita ini, diawali dengan paparan dari Kaanevops Kompol I Made Suandi terkait kegiatan harian yang sudah dilaksanakan oleh masing-masing Satgas. “Sampai hari keempat Ops Sikat Agung-2017, jajaran Polda Bali sudah berhasil mengungkap sepuluh kasus, terdiri dari 3 kasus curat, 1 kasus curas dan 6 kasus curanmor,” ucapnya.

Dihadapan peserta rapat, Kombes Pol. Drs. Sang Made Mahendra Jaya mengatakan, jumlah personel yang terlibat dalam operasi cukup besar. Diharapkan dengan jumlah personel tersebut, operasi dapat berjalan dengan maksimal dan mampu memback up kewilayahan.

Semua personel yang terlibat operasi memiliki peran yang sangat penting dan harus bekerja secara maksimal, sehingga operasi ini dapat mengungkap dan menekan angka kriminalitas khususnya curat, curas, cusa dan curanmor yang terjadi di wilayah Bali.

“Berhasilnya operasi ini, tidak hanya dari banyaknya jumlah kasus yang berhasil diungkap. Akan tetapi kegiatan kepolisian lainnya yang bisa dilakukan untuk memberikan efek deterrent, sehingga angka curat, curas, cusa dan curanmor dapat ditekan. Salah satunya dengan melaksanakan patroli,” kata Kombes Pol. Drs. Sang Made Mahendra Jaya.

Terkait material dan metode Ops Sikat Agung, perwira melati tiga ini meminta kepada seluruh Kasatgas agar mempersiapkan dan merencanakan dengan matang setiap kegiatan yang akan dilaksanakan. Terutama masalah sarana pendukung dan metode yang digunakan pada saat kegiatan berlangsung, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Pola dan metode yang masih ada kekurangan, segera dikoordinasikan. Jika metode yang digunakan tepat, maka Satgas Tindak dengan didukung Satgas Intelijen akan mampu melakukan pengungkapan kasus curas, curat, cusa dan curanmor,” terangnya.

Penulis : Bina Wartawan

Editor   : Swanjaya

Publish : Adhitya Yoga

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password