Polda Bali Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-89, Ini yang Disampaikan Wakapolda!

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89 di Polda Bali dilaksanakan di halaman depan Mapolda Bali, Senin (30/10/2017) pukul 07.00 Wita. Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. bertindak sebagai inspektur upacara. Meskipun sudah lewat, pelaksanaannya tidak mengurangi makna dan semangat pemuda pemudi Polda Bali untuk mengisi kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Dihadapan seluruh personel Polda Bali, Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. mengatakan, kekayaan Indonesia terdiri dari berbagai macam kebudayaan, suku, agama dan ras. Jika dibandingkan dengan situasi pada tahun 1928, Bangsa Indonesia sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat.

Namun di era digital dan serba canggih ini, Bangsa Indonesia justru dihadapkan dengan permasalahan yang cukup serius, bahkan mengancam keutuhan NKRI. Hal itu bisa terjadi akibat adanya upaya penyebaran ujaran kebencian oleh kelompok radikalisme dan intoleransi. Kelompok ini menggunakan media sosial dengan memanfaatkan jaringan internet.

“Di era ini, kita justru lebih sering berselisih paham, mudah sekali memvonis orang, mudah sekali terpecah belah, saling mengutuk satu sama dengan yang lain, menebar fitnah dan kebencian. Seolah-olah kita ini dipisahkan oleh jarak yang tak terjangkau atau ada di ruang isolasi yang tidak terjamah,” kata jenderal bintang satu ini.

Padahal dengan kemudahan teknologi dan sarana transportasi yang ada saat ini, seharusnya lebih mudah dalam berkomunikasi, bersilaturahmi dan berinteraksi sosial. “Sebetulnya tidak ada ruang untuk salah paham apalagi membenci, karena semua hal dapat dikonfirmasi dan diklarifikasi hanya dalam hitungan detik,” terang mantan Karo Ops Polda Bali ini.

Hal berbeda disampaikan oleh Bripka Ni Ketut Mirah Ratna Dewi, S.H. saat ditemui usai pelaksanaan upacara bendera. Polwan yang bertugas sebagai penyidik pembantu di Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali ini mengaku, memaknai Hari Sumpah Pemuda dengan menjalankan tugasnya sehari-hari dengan baik sebagai abdi negara.

Polwan cantik yang sering ditunjuk sebagai MC (Master of Ceremony) menjelaskan bahwa Negara Indonesia adalah negara hukum, dimana negara memberikan tugas dan tanggung jawab serta wewenang sepenuhnya kepada institusi Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sebagai pemuda pemudi Polda Bali, saya mengisi kemerdekaan bangsa ini sesuai dengan profesi saya. Cukup melaksanakan tugas pokok sebagai anggota Polri, yaitu memelihara Kamtibmas, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, sebagaimana tertuang dalam Pasal 13 UU No. 2 Tahun 2002,” tegas Bripka Ni Ketut Mirah Ratna Dewi, S.H.

Penulis : Bina Wartawan

Editor   : Swanjaya

Publish : Adhitya Yoga

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password