Sosialisasi Penyakit Paru Paru oleh dr Adria Rusli SpP di Polres Metro Jakarta Utara

Sosialisasi Penyakit Paru-Paru

Pada hari Kamis tanggal 26 Oktober 2017 pukul 09.00 s/d 11.00 wib. bertempat di Ruang Serbaguna lantai 6 Mapolres Metro jakarta Utara, Jln. Yos Sudarso No. 1 Kel. Koja Kec. Koja Jakarta Utara, telah berlangsung Sosialisasi Penyakit Paru – Paru, acara dibuka oleh Kabag Sumda Polres Metro Jakarta AKBP Sumarni, didampingi Dokter Dokes polres Metro Jakarta Utara dr. Ade, diikuti oleh peserta perwakilan personel Polres Metro Jakarta Utara, Polsek jajaran dan Pengurus Cabang Bhayangkari Metro Jakarta Utara, yang hadir keseluruhan 85 personel, materi sosialisasi disampaikan oleh dr Adria Rusli, Sp.P dari Prodia.

Pengertian TB Paru adalah merupakan suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Penyakit TB disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa, Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA).

Latar Belakang Penyakit TBC dapat menyerang pada siapa saja tak terkecuali pria, wanita, tua, muda, kaya dan miskin serta dimana saja. di Indonesia khususnya, Penyakit ini terus berkembang setiap tahunnya menyebabkan kematian, bahkan Indonesia menduduki negara terbesar ketiga didunia dalam masalah penyakit TBC ini.

Cara Penularan penyakit TBC adalah melalui udara yang tercemar oleh Mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan/ dikeluarkan oleh si penderita TBC saat batuk, pada anak-anak umumnya sumber infeksi adalah berasal dari orang dewasa yang menderita TB.

Tanda dan Gejala umum (Sistemik) demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam – Penurunan nafsu makan dan berat badan. – Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah). – Perasaan tidak enak (malaise), lemah.

Gejala khusus (Khas) tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara “mengi”, suara nafas melemah yang disertai sesak.  Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada. – Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah. – Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang.

Penegakan Diagnosa Anamnesa baik terhadap pasien maupun keluarganya. Pemeriksaan fisik secara langsung. Pemeriksaan laboratorium (darah, dahak, cairan otak). Pemeriksaan patologi anatomi (PA). Rontgen dada (thorax photo). Uji tuberkulin.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password