Gara-Gara ini, Seorang Warga Beo Talaud Jadi Korban Penganiayaan dengan Parang Sanggut

talaud - aniaya di talaud

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulut – Nasib apes dialami lelaki Fandi Medea, warga Kelurahan Beo, Kabupaten Talaud. Pasalnya, dirinya menjadi korban penganiyaan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, lelaki NT alias Panjang.

Informasi yang diperoleh, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada hari Sabtu (28/10/2017) sekira pukul 16.00 wita, di Kelurahan Beo Kecamatan Beo, tepatnya di pasar Beo.

Kejadian berawal saat keduanya bercengkerama di pasar, saat itu korban menceritakan tentang keberadaan isteri tersangka.

Entah kenapa tiba-tiba tersangka langsung marah dan mengejar korban sambil memegang sebuah parang sanggut ditangannya.

Korban yang panik langsung lari menaiki tangga pasar Beo namun terjatuh. Saat itu tersangka berusaha menghantam korban dengan parang namun berhasil dihindari. Akhirnya terjadi duel antara keduanya yang menyebabkan korban mengalami luka di kepala sebelah bagian kiri akibat sabeten parang.

Tersangka selanjutnya membenturkan kepalanya kearah kepala korban sehingga di atas pelipis mata sebelah kanan korban mangalami luka.

Usai melakukan aksinya, tersangka langsung melarikan diri. Korban selenjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Beo.

Kapolres Talaud AKBP Denny Situmorang melalui Kapolsek Beo AKP A. Dalehade membenarkan kejadian tersebut. “Tersangka sudah berhasil kami amankan, tersangka dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) KUHP dan saat ini Penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap para saksi,” pungkas Kapolsek.

Penulis: Humas Polres Talaud
Editor: Alfian
Publish: Supri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password