Polres Bogor Tahan 12 Orang Pelaku Pembakaran Sekretariat GMBI Ciampea, FPI Tegaskan Bahwa Pelaku Hanya Simpatisan

Bogor – Hari Jum’at Lalu (13/01) Polres Bogor memeriksa 20 Orang yang melakukan Pembakaran serta pengrusakan kantor GMBI di Ciampea Kabupaten Bogor. Usai dilakukan Pemeriksaan, Polres Bogor Menetapkan 12 Orang Sebagai Tersangka. 5 Orang diantaranya Masih dibawah Umur. Sabtu (14/01/2017)

Kepolisian membebaskan 8 orang tersebut dikarenakan tidak memenuhi unsur pidana dan tidak cukup bukti. Untuk Pasal yang diterapkan kepada 12 orang pelaku tersebut yaitu Pasal 170 KUHP terkait tentang Pengrusakan dan atau 187 KUHP Terkait Pembakaran.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi kemudian juga mengumpulkan barang bukti serta melakukan gelar perkara dan kemudian kami melakukan Penahanan terhadap 12 Orang Pelaku” Tutur Kapolres Bogor.

Kapolres bogor menegaskan bahwa Mediasi kemarin sudah jelas dari perwakilan FPI yang diwakili oleh KH Burhan Ketua DPC FPI Cibinong, Menyatakan bahwa yang melakukan pengrusakan itu Bukanlah Anggota FPI. Melainkan Simpatisan FPI yang Responsif ketika menerima kabar kejadian di Bandung.

“Disini kami hanya memproses masalah Pidana dan Hukumnya saja, Siapapun itu dan dari kelompok manapun apabila melanggar hukum akan kami Proses dengan aturan Hukum yang berlaku” Ucap AKBP Andi Moch Dicky saat menjelaskan kepada awak media.

Dalam penanganan Pelaku dibawah umur Polres Bogor akan melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan sesuai dengan UU Perlindungan anak.

12 Pelaku yang ditahan diantaranya berinisial MAB (28), MY (28), A (19), SB (22), W (18), AY (22), MHH (18), I (17), IF (16) RH (17), MR (17) dan NY (17). Dari Para Pelaku, Polisi menyita sejumlah barang bukti diantaranya 1 Unit Sepeda Motor yang dibakar, Bambu, Batu, dan Material yang dirusak, Serta 4 Buah Handphone.

Para Pelaku juga bersikap kooperatif saat dilakukan pemeriksaan, dan mereka mengakui kesalahannya serta berani bertanggung Jawab atas perbuatannya. Mereka Merasa Simpati dan marah sehingga tersulut emosinya setelah mendengar Isu adanya Pengrusakan, Penusukan, dan Kekerasan terhadap Anggota FPI.

Hasil dari pertemuan sebelumnya Forkominda, unsur Masyarakat dan Ulama Menyesalkan terjadinya Pengrusakan, dan kekerasan yang terjadi di Wilayah Kabupaten Bogor serta Meminta agar Aparat Keamanan Melakukan Penindakan Tegas terhadap Seluruh Pelanggaran Hukum.

Kantor Sekretarian GMBI yang di Bakar Oleh Pelaku
Kantor Sekretarian GMBI yang di Bakar Oleh Pelaku

Setelah dilakukannya mediasi baik itu dari unsur Forum Komunikasi daerah dan Unsur Masyarakat Bersepakat akan Menjaga Kondusifitas di wilayah Kabupaten Bogor. Serta Mengharapkan Wilayah kabupaten Bogor tetap Aman dan Nyaman.

“Kami Menghimbau kepada masyarakat agar dapat Menahan diri serta menjaga kondusifitas di Wilayah Kabupaten bogor, Serta dalam menerima Informasi Tertentu itu Harus meneliti dengan benar apakah informasi itu Benar atau tidak. Jangan mudah terprovokasi dengan Informasi Hoax” Himbau Kapolres Bogor.

“Salah Satu cara mengetahui Berita tersebut Benar atau tidak adalah melalui Melihat Sumber Pemberitaannya itu Kredibel atau tidak. Dari Wartawan, Jurnalis yang ada Ijinnya atau tidak. Karena Akhir – akhir ini Banyak sekali berita yang menyebarkan Hoax dengan tujuan Membentuk Kondisi – kondisi Tertentu” Tutup Kapolres Bogor.

(Tribratanews – SR)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password