Program Polisi Peduli, Kapolsek Sinjai Tengah Santuni Nenek Becce dan Nenek Pati

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Sikap peduli sosial kembali diperlihatkan personel jajaran Polres Sinjai, kali ini Kapolsek Sinjai Tengah Akp Sunyoto menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada dua keluarga kurang mampu di Desa Saohiring, Kamis (26/10/17).

Rumah yang dikunjungi Kapolsek adalah rumah nenek Becce (70) di Dusun Korong, Desa Saohiring dan nenek Pati (75) di Dusun Pepara, Desa Saohiring. Kedua nenek tersebut terbilang tua rentah yang membutuhkan uluran tangan.

Artikel, Program Polisi Peduli, Kapolsek Sinjai Tengah Santuni Nenek Becce dan Nenek Pati1

Kedatangan kapolsek sinjai tengah bersama anggotanya didampingi kepala desa Saohiring Andi Darmawansata menyerahkan bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan bantuan.

Kegiatan tersebut adalah program yang pertama kali digulirkan Kapolres Sinjai Akbp Ardiansyah yaitu kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan uluran tangan, dan kegiatan ini ditindak lanjuti oleh para kapolsek jajaran polres sinjai, dan program ini, rencananya akan rutin gelar baik polres sinjai maupun polsek jajaran kepada warga yang betul-betul membutuhkan bantuan.

Program kepedulian tersebut merupakan program yang sengaja digulirkan Kapolres Sinjai untuk lebih mendekatkan lagi Polri dengan masyarakat, utamanya dengan warga yang kurang mampu.

Kapolsek Sinjai Tengah Akp Sunyoto mengharapkan dengan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga masyarakat yang diberikan bantuan, “Siapa lagi yang memikirkan mereka, kalau bukan kita semua,” ucapnya.

Kepedulian yang diberikan Kapolsek Sinjai Tengah yang memberikan bantuan sembako kepada nenek Becce dan nenek Pati di Desa Saohiring dapat meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat atas kinerja pelayanan Polri.

Hal ini pun menunjukkan bahwa seorang polisi bukan saja hanya bertugas memberantas kejahatan (kriminalitas), menciptakan iklim kamtibmas yang kondusif, namun juga sosok polisi itu harus memiliki sentuhan hati kepada seluruh masyarakat.

Dengan banyaknya sosok Polisi baik tentunya akan menambah kepercayaan masyarakat. Selanjutnya, polisi akan memiliki reputasi atau nama baik. Kalau institusi Polri memiliki reputasi dan nama baik, anggota polisi akan merasa berkepentingan menjaga reputasi dan nama baik polisi di mata warganegara. Pada gilirannya pula, masyarakat akan semakin mempercayai polisi.

Polisi yang memiliki empati tinggi memiliki kemampuan menyelesaikan masalah yang lebih tinggi juga. Karena polisi berusaha memahami dan peduli dengan kebutuhan, kepentingan, dan keprihatinan masyarakat, maka polisi memiliki bekal informasi dan pengetahuan yang diperlukan supaya profesinya dapat dijalankan lebih baik.

Meningkatnya kepercayaan masyarakat atas kinerja Polri selanjutnya akan mendorong berkembangnya dukungan dan partisipasi masyarakat dalam memelihara kamtibmas.

Keberhasilan ini juga akan ditandai dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dan pihak-pihak terkait (stakeholders) dalam pelaksanaan tugas-tugas Polri. Sehingga akan terbangun kemitraan Polri dengan berbagai pihak (partnership building). Keberhasilan Polri dalam membangun kemitraan dengan berbagai pihak merupakan manifestasi dari keberhasilan pelaksanaan Renstra Polri 2010-2014 dan Grand Strategy Polri.

Dengan terwujudnya partisipasi masyarakat dalam memelihara kamtibmas diharapkan juga memberikan kontribusi terhadap keamanan dalam negeri.

Penulis : Harmeno

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password