Polisi Cek Korban Diduga Bunuh Diri di Tanggamus Lampung

20171023_191432

Tribratanews.polri.go.id – Polda Lampung. Anggota Polsek Pugung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan cek korban diduga bunuh diri di Pekon Tanjung Heran Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Senin (23/10/17).

Kapolsek Pugung Ipda Mirga Nurjuanda, S.Sos mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si mengatakan, korban diduga bunuh diri dengan identitas Akiong (46) warga pekon setempat ditemukan meninggal sekitar pukul 12.30 Wib.

“Setelah menerima informasi adanya korban dugaan bunuh diri, bersama tim medis mendatangi dan melakukan olah TKP serta memeriksa kondisi mayat, memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti”, kata Ipda Mirga Nurjuanda.

Lebih lanjut Ipda Mirga mengungkapkan, barang bukti yang diamankan dari TKP berupa tali karet dari ban, serbet meja, pakaian korban yang dipakai dan sisa roti dari dalam mulut korban.

Berdasarkan keterangan istri korban, Rasti (41) sekitar pukul 08.30 Wib, dia mengajak suaminya untuk berobat kepuskesmas karena korban memiliki sakit batuk TBC namun korban tidak mau dan menyuruh istrinya pergi untuk mengambil obat ke puskesmas rantau tijang setelah pulang dari puskesmas istrinya membuka pintu tetapi keadaan terkunci dari dalam, lantas istrinya menggedor tetapi tidak di buka, karena penasaran saksi kemudian mengintip dari celah jendela kamar dan melihat korban sudah terlentang lalu dia meminta tolong kapada warga sekitar, warga mendobrak pintu belakang dan mendapati korban terlilit tali karet ban.

“Keterangan istrinya, korban 10 tahun mengidap TBC dan sempat sembuh, tetapi akhir-akhir ini kambuh sampai muntah darah hingga istrinya berinisiatif membawanya ke puskes tetapi korban menolak dan meminta istrinya mengambilkan obatnya saja” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, istrinya juga menjelaskan bahwa saat pergi mengambil obat kondisi rumah tidak dikunci, tetapi saat dia pulang semua pintu terkunci dari dalam.

“Diduga korban menutup mulutnya dengan serbet dan roti kemudian melilitkan tali karet hingga kencang dan mengunci di lehernya sehingga dia tidak bisa bernafas”, imbuhnya.

Tetapi untuk memastikan kematian korban, petugas masih menunggu hasil pemeriksaaan yang dikeluarkan tim medis.

“Kita masih menunggu hasil tim medis, selain itu kami juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dalam perkara tersebut”, pungkas Ipda Mirga Nurjuanda. (*)

Penulis : N.Muslih / Polres Tanggamus
Editor : Alfian Nurnas
Publish : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password