Program Baku-baku Bae, Cara Jitu Kapolsek Sonder Selesaikan Masalah KDRT

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Polsek Sonder punya cara unik namun cukup efektif dalam menyelesaikan kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) yang dialami warga. Pasutri (pasangan suami isteri) yang terlibat dalam KDRT, diajak ke gereja lalu didoakan oleh Pendeta, di depan para jemaat setempat.

Seperti yang dialami keluarga Ratu-Keintjem, warga Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa (wilayah hukum Polres Tomohon), yang sedang didera keretakan rumah tangga. Beberapa waktu sebelumnya, sang isteri, Selvi Keintjem membuat laporan kasus KDRT yang dilakukan suaminya, Hari Ratu.

Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Sonder, Iptu Stenly Korua berupaya menyelesaikannya melalui pendekatan rohani. Kapolsek lalu mengajak pasutri tersebut untuk mengikuti ibadah bersama di Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Jemaat Syaloom Kolongan, Sonder, Minggu (22/10/2017), pagi.

Di tengah berlangsungnya ibadah pagi itu, pasutri yang diketahui telah pisah ranjang ini kemudian didoakan secara khusus oleh Ketua Jemaat GMIM Syaloom, Pendeta Supit, S.Th., didampingi pihak keluarga.

Suasana haru berubah menjadi bahagia, terpancar usai ibadah. Pasutri ini akhirnya bersedia memperbaiki hubungan dan merajut kembali kehidupan yang rukun dan damai, dalam satu ikatan keluarga Kristen.

Dan dengan kesadaran sendiri, pasutri tersebut selanjutnya membuat surat pernyataan, disaksikan oleh pendeta, Kapolsek dan para jemaat.

Dikatakan Kapolsek, upaya tersebut merupakan implementasi dari terobosan kreatif yang digagasnya, dengan nama “Program Baku-baku Bae”. “Program ini tidak hanya untuk menyelesaikan kasus KDRT saja, melainkan juga untuk masalah-masalah lainnya yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Dalam melaksanakan program tersebut, Kapolsek meminta para anggotanya untuk memonitor warga yang sedang dirundung masalah, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat.

“Tujuannya agar warga hidup berdampingan, tidak ada adu domba dan mengutamakan semboyan Baku Bae, Baku Sayang dan Baku Inga (saling berbuat baik, saling menyayangi dan saling mengingatkan),” pungkas Kapolsek.

Penulis: Johnny
Editor: Alfian
Publish: Rony

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password