TNI-Polri Malut Siapkan Pengawasan Ekstra Kunker Presiden Jokowi

kapolda

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Aparat Keamanan baik TNI maupun Polri yang ada di Provinsi Maluku Utara (Malut), menyatakan sikap untuk melakukan pengawalan demi kenyamanan dan keamanan saat kehadiran Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Kapolda Malut, Brigjen Pol Drs. Achmat Juri M.Hum mengatakan, ada dua hal yang harus di persiapakan, jika Presiden Hadir maka operasi Waskita akan dilakukan dan itu akan di laksanakan Pangdam atau Korem, namun jika Presiden tidak bisa hadir karena menghadiri acara lain, maka Polda yang akan bertanggung jawab terkait pengamanan di lokasi.

Lanjut Kapolda, pihaknya telah menyiapkan pengamnan yang di mulai dari Ternate kemudian di Bacan (Babang) serta titik-titik lain, namun itu hanya perlu kita persiapakan mungkin pada teknis kegiatan, karena alat dan perlengkapan yang telah disiapkan sudah akan bergeser pada hari ini dengan menggunakan Fery.

“Alat dan perlengkapan kita sudah akan bergeser hari ini, dan pada hari Senin kendaraan taktis kita akan di berangkatkan menggunakan Kapal besar,” ungkap Kapolda.

Untuk jumlah personil yang dilibatkan dalam pengamanan WIFT 2017 lanjut Kapolda, dirinya menyiapkan kurang lebih 1.142 personil gabungan baik yang ada di Polda maupun yang ada di Polres Halsel.

Sementara itu, perwakilan dari Danrem 152/Babullah, Kolonel Inf Sachono mengatakan, terkait dengan pengamanan ini secara umum dapat kami sampaikan bahwa TNI akan selalu siap, dan sebagaimana dengan yang disampaikan Kapolda, ada 7 objek sasaran yang harus kita amankan baik dari Bandara Babullah Ternate maupun Oesman Sadik Bacan, Pelabuhan Bobong, Kedaton, tempat ekspo Maritim, taman budaya atau taman karet.

“Ada juga tempat istrahat Presiden dan yang menjadi prioritas adalah lokasi mancing itu sendiri,” tutur perwakilan Korem 152/Babullah.

Bahkan, untuk Korem 152/Babullah telah menyusun objek-objek vital lainya dan dibuatkan secara teknis oleh anggota untuk pengarahan pasukan dari TNI Angkatan Darat (AD).

“Rencana kami untuk bergeser ke Bacan pada hari Minggu, karena harus melihat kondisi terakhir secara nyata dari objek-objek sasaran,” tuturnya.

Untuk itu, perwakilan Korem 152/Babullah juga sangat berharap bantuan dari Pemprov baik Malut Maupun Halsel, terkait dengan pergeseran pasukan dengan jumlah yang sangat banyak.

“Karena selain pasukan, kami juga akan melakukan pergeseran peralatan yang kami siapkan,” paparnya.

Selain mepengamanan daerat dalam kunjungan Presiden, pengamanan laut juga telah dipersiapkan TNI AL, sebab Komandan pangkalan Angkatan Laut (AL) Ternate, Kolonel Laut (P) Rizaldi akan mendatangkan 3 kapal perang yanni KRI, Surabaya 591, KRI Fatahila 361 dan KRI Singa yang kelas kepala cepat torpedo.

“Dari tiga kapal yang disiapkan itu, ada satu kapal yang memiliki pendaratan helikopter Kepresidenan,” tutur Rizaldi.

Selain 3 kapal yang diperbantukan dari Mabes TNI AL, dirinya juga akan memimpin langsung personil yang akan berangkat pada tanggal 23 dengan membawa dua kapal dari TNI AL, baik Kal Tidore maupun Seareder.

“Pada intinya kami dari Lanal juga akan siap melakukan pengawalan, meski yang hal teknis lainya masih perlu dikoordinasikan lagi dengan pihak terkait,” pungkas Rizaldi.

Dalam kesempatan yang sama, Perwakilan TNI Angkatan Udara (AU), Leo Watimena Morotai mengatakan, untuk melancarkan kunjungan RI 1 di bumi Malut, AU telah meenyiapkan beberapa personil yang dimiliki dan bahkan dua pesawat yang di miliki juga akan di libatkan.

“Dari dua pesawat TNI AU, nanti masih kita koordinasi, sebab di Bandara Oesman Sadik Bacan itu hanya cukup untuk 1 pesawat saja, dan apakah dari dua pesawat itu satunya nanti kembali ke ternate atau kah seperti apa nanti akan di koordinasikan dengan pihak terkait sepertui Kepala Bandara di Oesman Sadik Bacan” pungkasnya.

Penulis            : Wanto Batjan

Editor              : Alfian Nur

Publish            : Mandala Putra

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password